Apa Itu Marketing Mix? Mengenal Konsep 4P dan 7P

Sumber: pixabay.com/@geralt

Apa itu marketing mix? Marketing mix atau bauran pemasaran adalah kumpulan variabel pemasaran yang digabungkan dan dikendalikan oleh sebuah perusahaan untuk menghasilkan respon yang diinginkan dari target market. Konsep marketing mix ini pertama kali diperkenalkan oleh Neil Borden yang terinspirasi dari gagasan James Cullington pada pertengahan abad ke 20.

Marketing mix adalah konsep penting dalam strategi pemasaran yang membahas tentang elemen-elemen yang harus dipertimbangkan untuk mencapai keberhasilan pemasaran suatu produk atau layanan. Pada umumnya, konsep marketing mix terdiri dari 4P (Product, Price, Place, Promotion) yang merupakan elemen dasar, namun terdapat yang mengembangkannya menjadi 7P dengan menambahkan People, Process, dan Physical Evidence. Banyak orang ingin mengetahui apa itu marketing mix, karena konsep pemasaran ini memberikan kerangka kerja yang komprehensif dan sistematis dalam merencanakan strategi pemasaran.

Konsep marketing mix ini sebenarnya bukan strategi baru. Sudah banyak bisnis yang sukses menggunakan strategi ini untuk memasarkan produk atau layanannya. Jika Anda tertarik untuk memahami lebih dalam mengenai apa itu marketing mix, berikut kami sediakan informasinya untuk Anda.

Apa Itu Marketing Mix?

Marketing mix adalah kumpulan variabel pemasaran yang digabungkan dan dikendalikan oleh sebuah perusahaan untuk menghasilkan respon yang diinginkan dari target market. Marketing mix atau juga dikenal dengan istilah bauran pemasaran mengacu pada serangkaian tindakan, atau strategi yang digunakan oleh sebuah perusahaan dalam mempromosikan jasa atau produk yang mereka jual di pasar.

Konsep marketing mix ini pertama kali diperkenalkan oleh Neil Borden yang terinspirasi dari gagasan James Cullington pada pertengahan abad ke 20. Konsep pemasaran ini pada awalnya memiliki 4 elemen utama yang dikenal dengan istilah konsep marketing 4P yaitu Product, Price, Place, dan Promotion. Namun seiring dengan perkembangan strategi pemasaran, konsep bauran pemasaran ini diperluas sehingga menjadi 7P yaitu dengan tambahan People, Process, Physical Evidence.

Ketujuh elemen tersebut, jika dapat diimplementasikan dengan baik maka sebuah bisnis akan memperoleh beberapa keuntungan, yaitu :

  • dapat memperkuat apa yang menjadi kelebihan sebuah perusahaan serta meminimalkan kelemahan bisnis.
  • menjadi lebih kompetitif dan mudah beradaptasi dengan pasar.
  • mampu meningkatkan kolaborasi yang menguntungkan antara perusahaan dengan mitranya.

Pada dasarnya, konsep marketing ini akan membantu sebuah bisnis dalam merencanakan strategi pemasarannya dengan tepat. Dengan demikian, suatu produk dapat diterima dengan baik oleh target market yang sudah ditentukan. 

Baca Juga: Aspek Pasar dan Pemasaran dalam Studi Kelayakan Bisnis

Marketing Mix
Sumber: www.smartinsights.com

Konsep Marketing Mix 4P

Berikut ini adalah penjelasan mengenai apa itu marketing mix dengan komponen 4 P yaitu Product, Price, Place, dan Promotion.

Product (produk)

Produk merupakan sesuatu yang dapat dijual oleh sebuah perusahaan baik itu berbentuk jasa, layanan, barang, atau produk digital. Ketika mengembangkan sebuah produk, Anda perlu memastikan terlebih dahulu apakah produk tersebut diinginkan atau dibutuhkan oleh pasar atau tidak.

Selain itu, produk yang Anda jual juga harus bisa memberi solusi untuk masalah yang dihadapi oleh target konsumen Anda. Sebagai contoh, konsumen mencari solusi untuk alas kaki yang nyaman dipakai, tidak mudah rusak, serta memiliki desain yang kekinian. Untuk mengatasinya, maka Anda dapat membuat sepatu dengan bahan yang ringan, tidak panas, berkualitas terbaik serta menggunakan design unik dan terbaru. 

Atau contoh lain, konsumen ingin berbelanja namun kondisi pandemi Covid 19 tidak memungkinkan bagi mereka untuk keluar rumah. Sebagai solusinya, Anda dapat menyediakan produk yang dijual melalui platform digital sehingga transaksi dapat dilakukan secara online.

Berikut beberapa pertanyaan yang dapat membantu Anda ketika menentukan sebuah produk :

  • Apa masalah konsumen yang bisa Anda bantu selesaikan?
  • Apa saja fitur yang harus dimiliki oleh produk tersebut agar bisa memenuhi kebutuhan konsumen?
  • Bagaimana konsumen dapat menggunakan produk tersebut?
  • Apakah produk tersebut memiliki nama yang menarik bagi konsumen?
  • Apa yang membedakan produk Anda dengan kompetitor bisnis Anda?

Price (harga)

Price atau harga adalah biaya yang harus dikeluarkan oleh target konsumen untuk membeli atau menggunakan produk yang ditawarkan. Harga yang ditetapkan tergantung dari nilai produk yang dapat dirasakan oleh konsumen. Ketika produk memiliki harga yang rendah, maka produk dapat digunakan oleh lebih banyak konsumen, sedangkan harga yang tinggi akan menarik pelanggan yang mencari eksklusivitas.

Pada dasarnya, harga yang ditetapkan harus lebih tinggi dari biaya produksi Anda. Hal tersebut perlu Anda perhatikan karena konsep price ini akan menentukan keuntungan dan kelangsungan bisnis Anda. Selain itu, harga yang Anda tentukan juga akan mempengaruhi persepsi konsumen mengenai produk Anda. 

Untuk menetapkan harga yang tepat, beberapa pertanyaan berikut dapat membantu Anda:

  • Apakah harga yang ditentukan dapat menguntungkan bisnis?
  • Bagaimana harga yang ditetapkan jika dibandingkan dengan pesaing?
  • Seberapa sensitif pelanggan Anda terhadap harga?
  • Apakah diskon harus diberikan? 
  • Apakah ada persyaratan kredit yang mungkin harus dipenuhi oleh pelanggan?

Baca Juga: Biaya Pembuatan Website Perusahaan Profesional 2024

Place (tempat)

Place mengacu pada lokasi dimana konsumen dapat menemukan, menggunakan, mengakses atau membeli produk yang disediakan. Selain berbentuk lokasi fisik seperti toko, kantor, pabrik, atau gudang, saat ini unsur place juga dapat berbentuk digital seperti media sosial, marketplace, website, dan lain-lain.

Ketika menentukan lokasi, Anda harus memikirkan dimana pelanggan Anda berada. Jika Anda menjualnya secara digital, maka pikirkan platform apa yang sering digunakan oleh target pelanggan Anda.

Berikut beberapa pertanyaan untuk membantu menentukan tempat yang tepat:

  • Dimana pelanggan Anda berada?
  • Saluran distribusi mana yang saat ini bekerja untuk produk Anda?
  • Di mana pesaing Anda menjual?

Promotion (promosi)

Setelah Anda menentukan product, price, dan place, sekarang adalah saatnya untuk menerapkan strategi promosi. Promotion atau promosi adalah cara untuk mempromosikan produk Anda agar dapat menjangkau target market sehingga menghasilkan penjualan. 

Promosi dapat Anda menggunakan katalog, papan reklame, brosur, iklan TV, dan lain-lain. Namun karena perkembangan teknologi, banyak perusahaan yang memilih untuk menggunakan strategi promosi digital yaitu dengan menggunakan media sosial, website, iklan pay per-click, atau yang lain.

Agar promosi berjalan dengan baik, beberapa pertanyaan berikut dapat membantu Anda untuk menetapkannya :

  • Saluran atau platform apa yang paling banyak digunakan oleh pelanggan untuk mencari informasi?
  • Jenis pesan pemasaran seperti apa yang efektif untuk mempromosikan produk Anda?
  • Kapan waktu yang tepat untuk menjalankan promosi?
  • Bagaimana pesaing Anda melakukan promosi?

Baca Juga: Strategi Pemasaran Yang Efektif Untuk Perkembangan Usaha Anda

Konsep Marketing Mix 7P

Setelah Anda mengetahui apa itu marketing mix dengan komponen 4P, berikut 3 komponen tambahan yang ada dalam konsep marketing mix 7p. 

People

People atau orang-orang yang menjalankan pemasaran juga menjadi elemen penting bagi sebuah bisnis. Orang yang dimaksud dapat mencakup  customer service, staff marketing, staff pengemasan dan pengiriman barang, trainer, dan lain-lain. Orang-orang dibalik bisnis Anda sebaiknya memiliki 3 aspek utama , yaitu mampu memberikan layanan yang berkualitas, memiliki semangat yang tulus, serta terbuka untuk menerima feedback atau masukan.

Process

Proses adalah bagaimana produk atau layanan Anda dikirimkan ke pelanggan. Elemen ini dapat berupa prosedur, alur atau mekanisme  yang perlu konsumen lakukan agar bisa mendapatkan produk atau layanan Anda. Perlu dipastikan bahwa proses yang dibutuhkan sudah Anda atur dengan baik sehingga dapat meminimalkan biaya yang perlu Anda keluarkan. Selain itu proses juga harus bisa memudahkan konsumen untuk mendapat produk Anda.

Physical Evidence

Physical Evidence atau bukti fisik merupakan segala sesuatu yang dapat dilihat oleh pelanggan ketika mereka berinteraksi dengan bisnis Anda. Beberapa contoh physical evidence adalah kemasan produk, tanda terima, kwitansi pengiriman, desain interior toko, situs website, logo, dan masih banyak lagi.

Selain itu, elemen ini juga dapat mengacu pada cara staff Anda bekerja atau cara mereka berpakaian. Dengan lebih memperhatikan kelengkapan komponen pada bukti fisik ini, pelanggan dapat lebih yakin untuk menggunakan produk Anda. Dengan demikian, bisnis dapat menghasilkan penjualan yang lebih banyak daripada sebelumnya. 

Baca Juga: Pentingnya Digital Marketing Selama Pandemi (Contoh Strategi)

Demikian penjelasan yang bisa kami berikan mengenai apa itu marketing mix. Kesimpulannya, marketing mix adalah konsep penting dalam strategi pemasaran yang melibatkan penggunaan berbagai elemen seperti produk, harga, tempat, promosi, dan lain-lain. Dengan memperhatikan setiap elemen secara cermat, perusahaan dapat merancang strategi pemasaran yang efektif untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, membedakan diri dari pesaing, dan mencapai tujuan pemasaran yang diinginkan

Layanan Logique Digital Indonesia

LOGIQUE Digital Indonesia adalah perusahaan penyedia jasa pembuatan website di Jakarta. Kami memiliki jasa digital marketing yang akan membantu meningkatkan keuntungan bisnis di era digital. Kami juga memiliki jasa optimasi SEO agar website Anda memperoleh peringkat yang tinggi di Google sehingga konsumen dapat menemukan produk atau jasa yang Anda tawarkan dengan lebih mudah. 

Segera hubungi LOGIQUE untuk beragam solusi paling efektif untuk membangun bisnis di era digital!

Related Posts