Apa Itu Copywriting? Pengertian & Formula yang Digunakan

Sumber: www.freepik.com

Apa itu copywriting? Copywriting adalah seni dan ilmu menulis kata-kata yang menarik, persuasif, dan mendorong tindakan. Ini lebih dari sekadar menulis konten biasa. 

Pernahkah Anda melihat iklan yang membuat Anda langsung ingin membeli produknya? Jika ya, maka Anda telah merasakan kekuatan copywriting.

Di dunia pemasaran, copywriting memang memiliki peranan yang sangat penting. Saat sebuah bisnis mempromosikan produk atau layanannya dengan salinan pemasaran yang menarik, maka bisnis bisa meningkatkan penjualan, membangun brand awareness, mendapatkan lebih banyak leads, dan meningkatkan customer engagement. Oleh karena itu, penting bagi bisnis untuk memahami apa itu copywriting sekaligus formulanya. Berikut penjelasan selengkapnya untuk Anda.

Apa Itu Copywriting?

Copywriting adalah teknik penulisan teks persuasif untuk memengaruhi pembaca atau target audiens agar melakukan tindakan tertentu. Dalam dunia pemasaran, copywriting merupakan elemen kunci dalam mengomunikasikan pesan yang kuat dan membangun daya tarik terhadap produk atau layanan yang ditawarkan. 

Perlu dipahami bahwa copywriting juga dapat diibaratkan sebagai Call to Action (CTA), namun dalam skala yang jauh lebih besar. Copywriter yang andal, akan membuat salinan yang tidak hanya mengajak orang untuk melakukan suatu tindakan, tetapi juga mencoba untuk membuat mereka merasakan, berpikir, atau merespons sesuatu. Seorang copywriter juga harus mampu menggabungkan kreativitas dengan pemahaman yang mendalam tentang target audiens untuk bisa menciptakan teks yang memikat, mampu menarik perhatian, membangkitkan minat, membangun keinginan, dan mendorong tindakan.

Dibandingkan dengan postingan blog yang memiliki ratusan kata untuk menyampaikan informasi, copywriter hanya memiliki beberapa kata untuk menyampaikan pesan. Hal ini menjadikan copywriting sebagai seni menyampaikan pesan yang ringkas, padat, dan berkesan.

Baca Juga: Aspek Pasar dan Pemasaran dalam Studi Kelayakan Bisnis

Formula Copywriting

Setelah Anda memahami apa itu copywriting, mari kita pelajari formula yang dipergunakan dalam menulis teks yang menarik.

1. AIDA

AIDA adalah singkatan dari Attention, Interest, Desire, dan Action. Formula ini merupakan kerangka kerja yang banyak digunakan dalam copywriting untuk menjelaskan tahapan yang dilalui target audiens saat mereka membaca sebuah teks.

Berikut adalah penjelasan mengenai keempat tahapan dalam formula AIDA dan bagaimana copywriting harus disesuaikan dengan tahapan tersebut:

Attention (Perhatian)

Tahap pertama adalah menarik perhatian pembaca. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan headline yang menarik, visual yang eye-catching, atau membuka dengan pertanyaan yang provokatif.

Interest (Minat)

Setelah menarik perhatian pembaca, langkah selanjutnya adalah membangkitkan minat mereka. Hal ini dapat dilakukan dengan menjelaskan manfaat produk atau layanan Anda, menceritakan kisah yang menarik, atau menggunakan testimoni dari pelanggan yang puas.

Desire (Keinginan)

Setelah target audiens tertarik dengan produk atau layanan Anda, Anda perlu meyakinkan mereka untuk segera melakukan pembelian. Hal ini dapat dilakukan dengan menekankan keunggulan produk atau layanan Anda, atau dengan memberikan penawaran yang bisa menciptakan rasa urgensi.

Action (Tindakan)

Langkah terakhir dalam formula AIDA adalah meminta tindakan dari pembaca. Setelah berhasil menarik perhatian, membangkitkan minat, dan membangun keinginan, copywriter memberikan panggilan bertindak yang jelas dan meyakinkan. Ini dapat berupa ajakan untuk membeli produk, mendaftar, menghubungi, mengunjungi situs web, atau melakukan tindakan lain yang diinginkan.

2. PAS (Problem, Agitate, Solution)

PAS adalah singkatan dari Problem, Agitate, dan Solution. Formula copywriting ini digunakan untuk meyakinkan target audiens dengan cara menunjukkan masalah, memperbesar masalah, dan menawarkan solusi.

Berikut adalah penjelasan mengenai ketiga tahapan dalam formula PAS dan bagaimana cara menggunakannya untuk meyakinkan pembaca:

Problem (Masalah)

Tahap pertama adalah mengidentifikasi dan menunjukkan masalah yang dihadapi oleh target audiens. Hal ini dapat dilakukan dengan mengajukan pertanyaan, memberikan statistik, atau bercerita tentang pengalaman orang lain. Contohnya seperti: “Apakah Anda sering merasa lelah dan tidak berenergi?”

Agitate (Mengagitasi)

Setelah menunjukkan masalah, langkah selanjutnya adalah memperbesar masalah dan membuat target audiens merasa perlu untuk segera mencari solusi. Hal ini dapat dilakukan dengan menggambarkan konsekuensi negatif dari masalah yang dihadapi target audiens, menggunakan bahasa yang emosional, atau memberikan contoh kasus yang nyata. Contohnya: “Kelelahan kronis dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti diabetes dan jantung koroner”

Solution (Solusi)

Tahap terakhir adalah menawarkan solusi yang tepat untuk masalah yang dihadapi target audiens. Hal ini dapat dilakukan dengan menjelaskan manfaat produk atau layanan, memberikan testimoni dari pelanggan yang puas, atau menawarkan diskon atau promo. Contohnya: “Produk ini dapat membantu meningkatkan energi dan stamina.”

3. Formula 4C

Formula copywriting yang selanjutnya adala 4C yaitu singkatan dari Clear, Concise, Compelling, dan Credible. Keempat elemen tersebut menjadi elemen penting untuk menulis copywriting yang baik dan menarik.

Berikut adalah penjelasan mengenai pentingnya keempat elemen 4C dalam copywriting:

Clear (Jelas)

Copywriting yang baik haruslah jelas dan mudah dipahami. Target audiens harus dapat mengerti pesan yang disampaikan tanpa harus membaca ulang atau bertanya-tanya. Hal ini dapat dicapai dengan menggunakan bahasa yang sederhana, menghindari jargon, dan menyusun kalimat dengan logis.

Concise (Ringkas)

Copywriting yang baik haruslah ringkas dan padat. Orang-orang tidak memiliki waktu untuk membaca teks yang panjang dan bertele-tele. Oleh karena itu, penting untuk menyampaikan pesan dengan singkat dan to the point. Hal ini dapat dicapai dengan memilih kata-kata yang tepat, menghindari pengulangan, dan fokus pada poin-poin penting.

Compelling (Menarik)

Copywriting yang baik harus menarik dan memikat. Target audiens harus tertarik untuk membaca dan ingin tahu lebih banyak tentang produk atau layanan yang ditawarkan. Hal ini dapat dicapai dengan menggunakan bahasa yang kreatif, menceritakan kisah menarik, atau menggunakan humor.

Credible (Kredibel)

Kredibilitas sangat penting untuk membangun kepercayaan dengan target audiens. Pastikan informasi yang Anda sampaikan akurat dan tepercaya. Gunakan data dan statistik, sertakan testimoni dari pelanggan yang puas, atau tunjukkan penghargaan yang telah Anda dapatkan.

Baca Juga: 7 Contoh Copywriting Menarik yang Bisa Dijadikan Inspirasi

Dari penjelasan yang sudah kami sampaikan, Anda bisa lebih memahami apa itu copywriting dan formula yang banyak digunakan. Pada dasarnya, copywriting adalah teknik menulis teks yang bertujuan untuk menarik perhatian, membangkitkan minat, membangun keinginan, dan mendorong tindakan. Copywriting yang baik sangat penting dalam dunia marketing untuk meningkatkan penjualan, membangun brand awareness, dan mencapai tujuan bisnis lainnya.

Namun, perlu dipahami bahwa copywriting hanyalah salah satu bagian dari strategi pemasaran. Di era digital ini, perusahaan perlu memiliki strategi pemasaran digital yang komprehensif untuk bisa unggul di tengah persaingan yang ketat. Jika Anda membutuhkan bantuan untuk bisa terus kompetitif, Anda bisa menghubungi LOGIQUE. Kami adalah perusahaan yang menyediakan solusi untuk semua kebutuhan transformasi digital (DX) perusahaan Anda. Kami tidak hanya bisa membantu menjalankan strategi pemasaran digital namun juga dapat mengembangkan sistem web atau aplikasi yang bekerja optimal untuk menjangkau lebih banyak pelanggan. 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik Jasa Digital Marketing. Anda juga bisa menghubungi kami untuk penjelasan lebih lanjut. 

Related Posts