Penjelasan Aspek Pasar dan Pemasaran dalam Studi Kelayakan Bisnis

Sumber: www.freepik.com

Aspek pasar dan pemasaran menjadi hal penting yang perlu diperhatikan dalam studi kelayakan bisnis. Aspek tersebut nantinya dapat membantu sebuah bisnis untuk menentukan arah, tujuan, dan sasaran dari pemasaran produk yang akan ditawarkan.

Ketika Anda berencana untuk memasarkan produk atau menjalankan suatu bisnis, terdapat berbagai persiapan yang harus Anda lakukan. Salah satunya adalah dengan melakukan studi kelayakan bisnis.

Apa yang dimaksud dengan Studi Kelayakan?

Sesuai dengan namanya, studi kelayakan bisnis dijalankan untuk menentukan kelayakan akan suatu ide atau gagasan. Dengan cara ini, Anda dapat mempelajari secara mendalam mengenai suatu usaha atau bisnis dan memutuskan apakah rencana bisnis tersebut memungkinkan untuk sukses dijalankan. 

Saat melakukan studi kelayakan, terdapat berbagai aspek yang akan Anda perhatikan seperti :

1. Aspek legalitas

Dari aspek legalitas atau hukum, Anda perlu menelaah apakah bisnis Anda layak untuk dijalankan. Anda harus memastikan bahwa bisnis atau perusahaan Anda dijalankan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. 

2. Aspek ekonomi dan budaya

Studi kelayakan menganalisis apa yang dapat ditimbulkan oleh bisnis dari untuk lingkungan sekitar. Dari aspek ekonomi, perusahaan perlu melihat bagaimana dampak pendapatan per-kapita di wilayah perusahaan didirikan. Sedang dari sisi budaya, perusahaan perlu menganalisis apakah keberadaan perusahaan dapat membawa dampak yang mempengaruhi adat atau budaya di lingkungan sekitar. 

3. Aspek pasar dan pemasaran

Aspek pasar dan pemasaran sering dikatakan sebagai aspek dasar saat meneliti studi kelayakan. Analisis ini dilakukan untuk mengetahui apakah produk yang ditawarkan memiliki peluang untuk berhasil di pasaran.

4. Aspek teknis dan teknologi

Ketika meneliti aspek ini, Anda akan menganalisis hal-hal yang berkaitan dengan teknologi dan teknis. Contohnya seperti pemilihan strategi produksi,  pemilihan teknologi, dan lain-lain

5. Aspek manajemen

Selanjutnya adalah aspek manajemen yaitu aspek yang berkaitan dengan proses operasional perusahaan baik untuk pembangunan maupun pengembangan. 

6. Aspek keuangan

Pada analisis aspek keuangan, maka Anda perlu meneliti hal-hal yang berkaitan dengan modal atau sumber dana yang perlu dikeluarkan oleh perusahaan.

aspek pasar dan pemasaran 1
Sumber: www.freepik.com/tirachardz

Penjelasan Aspek Pasar dan Pemasaran dalam Studi Kelayakan Bisnis

Jadi, apa yang dimaksud dengan aspek pasar dan pemasaran? Aspek pasar dan pemasaran adalah aspek yang berkaitan dengan ada tidaknya peluang pasar untuk sebuah produk yang akan ditawarkan oleh bisnis. Oleh sebab itulah, aspek pasar dan pemasaran menjadi aspek penting yang biasanya akan diutamakan untuk dianalisa. 

Aspek Pasar dalam studi kelayakan bisnis

Dalam aspek pasar dan pemasaran, secara sederhana pasar atau market adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi. Saat ini, pasar dapat berbentuk fisik dan virtual. Contoh pasar yang memiliki bentuk fisik adalah toko atau gerai yang memungkinkan penjual dan pembeli melakukan transaksi secara tatap muka atau secara langsung. Sedangkan contoh, pasar virtual atau online adalah web e-commerce dimana transaksi dilakukan dengan bantuan teknologi serta koneksi internet.

Dalam studi kelayakan bisnis, aspek pasar merupakan aspek yang berkaitan dengan kondisi pasar dari bidang industri yang dijalankan oleh sebuah bisnis. Aspek pasar yang dianalisa biasanya akan meliputi beberapa hal utama yaitu:

  • permintaan pasar terhadap produk yang akan dijual
  • tingkat persaingan dan strategi pesaing dalam memasarkan produk.
  • segmentasi pasar

Untuk menganalisis ini, terdapat beberapa pertanyaan mendasar dapat diajukan, seperti:

1. Berapa jumlah market potensial yang tersedia?

Market potensial adalah total permintaan akan suatu produk di lingkungan bisnis tertentu. Pertanyaan ini dapat dijawab dengan melihat data atau informasi yang telah lalu. Artinya, Anda harus melakukan perbandingan dan mengumpulkan berbagai informasi terkait usaha yang akan dijalankannya. Sebagai contoh, jika Anda akan menulis buku tentang bisnis, maka Anda perlu memeriksa semua buku yang ditulis tentang bisnis dan memeriksa bagaimana hasil penjualan yang mereka miliki.

2. Berapa market share yang tersedia?

Market share atau pangsa pasar merupakan persentase dari jumlah penjualan sebuah produk/jasa dari suatu perusahaan dan dibandingkan dengan total penjualan produk/jasa dari pesaing lain yang menjalankan bisnis pada bidang industri yang sama. Menghitung market share dapat membantu Anda untuk membandingkan dua perusahaan atau lebih yang bersaing di pasar yang sama. Itulah sebabnya, mengapa market share seringkali dijadikan sebagai indikator terkait daya saing pasar yang bertujuan untuk mencatat seberapa baik dan berkembangnya performa perusahaan jika dibandingkan dengan kompetitornya.

3. Apa strategi pemasaran yang akan digunakan?

Untuk menghasilkan respon yang diinginkan dari target market, pemilik bisnis harus menerapkan strategi pemasaran yang tepat. Anda dapat menggunakan konsep marketing mix yang terdiri dari 7 elemen utama yaitu product, price, place, promotion, people, process, dan physical evidence. Dengan konsep marketing ini, Anda akan terbantu dalam merencanakan strategi pemasarannya yang tepat.

Baca Juga: Pengertian Konsep Pemasaran dan 5 Konsep Penting di Dalamnya

Aspek Pemasaran dalam Studi Kelayakan

Dalam aspek pasar dan pemasaran, pemasaran sendiri berarti serangkaian aktivitas, intuisi, dan proses yang dilakukan untuk mengkomunikasikan penawaran yang memiliki nilai bagi pelanggan, klien, atau masyarakat luas. Dalam melakukan studi kelayakan, aspek pemasaran memegang peran penting sehingga suatu bisnis dapat mengembangkan produknya dari sisi pemasaran.

Pemasaran diperlukan untuk semua jenis bisnis baik bisnis besar maupun bisnis kecil. Untuk menganalisis aspek pemasaran, terdapat 4 aspek penting yang perlu diperhatikan , yaitu:

1. Segmentasi pasar

Segmentasi Pasar adalah penelitian untuk menentukan bagaimana perusahaan membagi pelanggan kelompok yang lebih kecil berdasarkan karakteristik tertentu seperti usia, pendapatan, jenis kelamin, strata sosial, dan lain-lain. Selanjutnya, perusahaan akan mengevaluasi berbagai segmen pasar yang ada dan memutuskan segmen mana yang akan menjadi sasaran utama. Saat melakukan evaluasi segmen pasar, perusahaan akan memperhatikan berapa potensi laba yang akan didapat dari masing-masing segmen tersebut. 

Dengan mengetahui segmentasi pasar secara jelas, perusahaan dapat menjalankan strategi pemasaran dan penjualan produk dengan lebih optimal. Dengan demikian, perusahaan akan memiliki peluang besar untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar.

2. Analisa pasar dan peramalan permintaan

Hal penting lain yang perlu Anda perhatikan dalam memasarkan produk adalah menganalisa kondisi pasar dan meramalkan bagaimana permintaan pasar terhadap produk yang ditawarkan.

Analisis pasar adalah kegiatan riset untuk mengetahui hal-hal terkait kondisi fundamental pasar secara menyeluruh.  Saat melakukan analisis pasar, Anda perlu menganalisis apa yang menjadi kebutuhan pasar, pemeriksaan terhadap harga, penawaran, faktor yang mempengaruhi kinerja pasar, dan masih banyak lagi. Dari tindakan ini, Anda dapat mengetahui seberapa cocok penawaran Anda untuk pasar tertentu. 

Selain itu, perusahaan juga perlu melakukan peramalan permintaan pasar yaitu memprediksi permintaan pasar di masa depan untuk produk yang akan ditawarkan. Peramalan permintaan terdiri dari serangkaian langkah yang melibatkan antisipasi terhadap permintaan produk di masa depan berdasarkan faktor-faktor yang dapat dikendalikan dan tidak dapat dikendalikan. Hal ini dilakukan untuk membantu suatu perusahaan dalam membuat keputusan seperti menentukan strategi harga produk, merencanakan iklan, membuat jadwal produk, dan lain-lain.

3. Analisa Pesaing

Analisa pesaing dilakukan agar perusahaan dapat mengenali bagaimana potensi dari pesaing bisnis mereka. Hal ini dilakukan agar perusahaan dapat lebih memahami apa yang menjadi kekuatan dan kelemahan pesaing.

Analisa penting untuk dilakukan karena dapat memberi berbagai keuntungan bagi perusahaan, yaitu:

  • Memperoleh insight untuk meningkatkan strategi bisnis.
  • Dengan mengetahui celah atau kelemahan pesaing, Anda dapat mengetahui bagaimana strategi terbaik untuk mengalahkan bisnis pesaing di pasar.
  • Membantu bisnis untuk bisa lebih unggul dari pesaing.

4. Promosi

Aspek pemasaran penting selanjutnya adalah promosi yaitu serangkaian kegiatan untuk mengkomunikasikan produk, merek, atau layanan bisnis kepada para pengguna. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk membuat brand awareness terdapat suatu produk atau layanan dan pada akhirnya membuat orang-orang tertarik dan terbujuk untuk menggunakannya.

Cara untuk melakukan promosi cukup beragam. Anda dapat memberikan diskon harga, membuat iklan melalui brosur atau baliho, menjalankan Google Ads, melakukan personal selling, dan masih banyak lagi. Perlu Anda perhatikan, orang-orang saat ini cenderung mencari produk, layanan, atau informasi melalui platform digital. Jadi,  di era digital seperti saat ini, sebuah bisnis juga perlu merencanakan strategi digital marketing dengan matang.

Ada beberapa pilihan strategi digital marketing yang bisa Anda rencanakan. Beberapa diantaranya seperti Search Engine Marketing (SEM)Search Engine Optimization (SEO), Social Media Marketing (SMM), Influencer Marketing, dan lain-lain.

Baca Juga: 8 Strategi Promosi Produk Paling Efektif di Era Digital

Strategi Marketing Mix (Bauran Pemasaran) dalam Pemasaran

Selain memperhatikan berbagai aspek pasar dan pemasaran, sebuah bisnis juga perlu memperhatikan langkah-langkah penting untuk menentukan strategi pemasaran. Salah satu strategi yang populer dan banyak dikenal adalah marketing mix atau bauran pemasaran.

Apa itu marketing mix? Pada dasarnya, marketing mix atau bauran pemasaran mengacu pada serangkaian tindakan ataupun strategi yang digunakan untuk memasarkan jasa atau produk yang mereka tawarkan di pasar. Di dalam marketing mix ini terdapat kumpulan variabel pemasaran yang digabungkan dan dikendalikan oleh sebuah perusahaan sehingga perusahaan dapat menghasilkan respon yang diinginkan dari target market yang telah ditentukan. Variabel tersebut dikenal dengan konsep 4P dan 7P.

Marketing Mix 4P

1. Product (produk)

Product atau produk adalah segala sesuatu yang dapat dijual oleh perusahaan baik dalam bentuk barang, layanan, ataupun produk digital. Pada variabel ini, perusahaan perlu merancang strategi agar produk yang dikembangkan sesuai dengan target market dituju sehingga produk dapat memuaskan konsumen sekaligus meningkatkan keuntungan perusahaan untuk jangka waktu yang panjang. 

2. Price (harga)

Price atau harga merupakan biaya yang perlu dikeluarkan oleh konsumen untuk bisa menggunakan produk yang ditawarkan. Karena harga turut mempengaruhi laku tidaknya suatu produk maka perusahaan perlu melakukan strategi dalam penetapan harga. Perusahaan perlu memastikan beberapa hal sebelum menentukan harga produk, contohnya seperti:

  • Harga produk dapat memberi keuntungan pada bisnis
  • Harga produk dibandingkan dengan pesaing bisnis
  • Seberapa sensitif pelanggan atau target market Anda terhadap harga 

3. Place (tempat)

Place atau tempat adalah lokasi dimana konsumen dapat menemukan atau menggunakan produk yang ditawarkan. Lokasi yang dimaksud pada variabel ini dapat berbentuk fisik ataupun digital. Strategi untuk menentukan lokasi penjualan perlu dilakukan untuk memastikan bahwa produk dapat dijangkau dengan mudah oleh konsumen.

4. Promotion (promosi)

Promotion atau promosi adalah strategi untuk mempromosikan produk untuk menghasilkan penjualan. Anda dapat menggunakan strategi pemasaran tradisional atau menggunakan pemasaran digital. Pastikan strategi tersebut dapat dijangkau dan bekerja secara efektif untuk mendorong terjadinya pembelian oleh konsumen. 

Marketing Mix 7 P

Perlu Anda ketahui, konsep marketing mix atau bauran pemasaran ini pada awalnya hanya terdiri dari 4P. Namun seiring dengan perkembangan strategi pemasaran, konsep atau variabel bauran pemasaran diperluas menjadi 7P. Tiga variabel tambahan tersebut adalah:

1. People (orang-orang)

Orang-orang yang menjalankan bisnis juga dianggap memiliki peran penting untuk kesuksesan bisnis. Orang-orang tersebut mencakup tim customer service, staff marketing, staff pengemasan, dan lain-lain. Perusahaan dalam mengelola strategi pemasaran pada variabel ini perlu memastikan bahwa tim bisnis mereka memiliki kualitas dan profesionalitas yang baik, mempunyai semangat, serta mau menerima feedback.

2. Process (proses)

Proses bisnis berkaitan dengan prosedur, alur ataupun mekanisme yang perlu dilakukan oleh konsumen untuk mendapatkan produk atau layanan yang ditawarkan perusahaan. Sebagai penyedia produk atau layanan, perusahaan harus memastikan bahwa proses yang disediakan mudah untuk dilakukan. Selain itu, perusahaan juga perlu mengatur agar proser ataupun mekanisme yang dijalankan tidak mengeluarkan banyak biaya bisnis. 

3. Physical Evidence (bukti fisik)

Variabel lain yang perlu diperhatikan dalam aspek pasar dan pemasaran adalah Physical Evidence atau bukti fisik. Variable ini berkaitan dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan apa yang dapat dilihat konsumen saat mereka berinteraksi dengan produk, layanan, atau bisnis Anda. Contoh dari physical evidence seperti tampilan website, kemasan produk, desain cafe, dan lain-lain. Hal ini juga perlu diperhatikan karena mampu mempengaruhi kepercayaan pelanggan terhadap kredibilitas bisnis Anda. 

aspek pasar dan pemasaran
Sumber: www.freepik.com/ijeab

3 Contoh Alat Analisis untuk pengumpulan Data Aspek Pasar dan Pemasaran

Jika Anda tidak memiliki strategi pemasaran yang jelas atau berencana untuk mengubah strategi bisnis Anda, terdapat beberapa alat analisis yang dapat membantu Anda untuk mengumpulkan data-data penting. Berikut beberapa diantaranya:

1. Analisis SWOT

Alat yang berguna untuk memperoleh data-data penting untuk analisis aspek pasar dan pemasaran yang pertama akan kami informasikan adalah analisis SWOT. Secara garis besar, analisis SWOT ini dapat dipergunakan untuk menilai bagaimana posisi atau kondisi perusahaan Anda sekarang.

SWOT sendiri merupakan singkatan dari Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats. Jadi, secara garis besar analisis tool ini akan membantu suatu perusahaan untuk menilai keempat aspek bisnis tersebut. Dengan demikian, perusahaan dapat menilai faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi bisnis.

Strengths (kekuatan)

Strengths atau kekuatan merupakan hal-hal yang dimiliki atau dilakukan dengan sangat baik oleh perusahaan Anda. Elemen ini juga berkaitan dengan hal-hal internal yang mampu membawa keuntungan dan membedakan bisnis dengan pesaing. Beberapa contoh strengths seperti, lokasi strategis, akses yang mudah untuk menemukan bahan tertentu, penggunaan solusi teknologi yang kuat, reputasi yang baik, memiliki tim profesional,  dan masih banyak lagi. 

Weaknesses (Kelemahan)

Dalam aspek pasar dan pemasaran, weaknesses juga menjadi faktor internal yang dapat mempengaruhi bisnis. Secara garis besar, weaknesses atau kelemahan adalah hal-hal yang dapat menghambat atau menghentikan perusahaan untuk menjalankan bisnisnya secara optimal. Beberapa contoh kelemahan perusahaan seperti kurangnya modal, proses bisnis yang masih tidak jelas, lokasi yang tidak ideal untuk melakukan produksi, tidak memiliki Unique Selling Point, dan lain-lain.

Opportunities (Peluang)

Opportunities atau peluang berkaitan dengan hal-hal yang mampu memberi pengaruh positif pada penjualan produk atau untuk kemajuan bisnis. Jika strengths dan weaknesses merupakan faktor internal, maka elemen opportunities ini menjadi faktor eksternal yang mampu mempengaruhi jalannya bisnis. Contoh peluang bisnis seperti perkembangan trend yang mendorong lebih banyak penjualan, sistem baru yang bekerja seara efektif dan efisien, dan lain-lain.

Threats (Ancaman)

Elemen terakhir dalam analisis SWOT adalah threats atau ancaman. Elemen ini berkaitan dengan hal-hal eksternal yang dapat menimbulkan risiko bagi bisnis. Contoh ancaman seperti pasokan bahan baku yang tidak stabil, pesaing potensial yang memasuki pasar, perkembangan teknologi, dan lain-lain. 

Dengan menganalisis berbagai elemen atau faktor di atas, perusahaan dapat membuat rencana bisnis dan timeline yang berguna. Anda dapat membuat rencana anggaran, mengidentifikasi kebutuhan perekrutan, atau perencanaan strategis lain untuk jangka menengah atau jangka panjang sekalipun.

2. Market Segmentation Chart

Market segmentation atau segmentasi pasar memiliki peran penting dalam penentuan aspek pasar dan pemasaran. Pada dasarnya, pembuatan market segmentation chart merupakan proses memecah pasar yang luas menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil dan homogen berdasarkan karakteristik, keinginan, dan kebutuhan yang serupa.

Segmentasi pasar memungkinkan perusahaan untuk belajar tentang pelanggan mereka. Mereka memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang kebutuhan dan keinginan pelanggan. Dengan demikian, perusahaan dapat lebih terbantu dalam mempersonalisasi strategi pemasaran, mengidentifikasi kebutuhan pelanggan, serta menciptakan solusi terbaik sesuai dengan kebutuhan pelanggan yang beragam.

Dalam pembuatan market segmentation chart, terdapat 4 kategori yang dapat Anda tentukan, yaitu:

Segmentasi Demografis

Segmentasi berdasarkan demografis akan pengelompokan pasar berdasarkan beberapa karakteristik, seperti:

  • Usia
  • Jenis kelamin
  • Etnis
  • Pendapatan
  • Tingkat pendidikan
  • Agama
  • Profesi/peran di perusahaan

Segmentasi Psikografis

Segmentasi psikografis mengkategorikan audiens dan pelanggan berdasarkan faktor-faktor yang berhubungan dengan kepribadian dan karakteristik mereka. Contoh segmentasi psikografis seperti:

  • Ciri-ciri kepribadian
  • Minat
  • Gaya hidup
  • Prioritas
  • Keyakinan
  • Motivasi
  • Hobi

Segmentasi Geografis

Segmentasi geografis dapat dikatakan sebagai jenis segmentasi pasar yang paling sederhana. Jenis segmentasi ini akan mengkategorikan pelanggan berdasarkan batas geografis, seperti:

  • Kode Pos
  • Kota
  • Negara
  • Iklim
  • Perkotaan atau pedesaan

Segmentasi Perilaku

Jika segmentasi demografis dan psikografis fokus pada siapa pelanggan Anda, maka segmentasi perilaku akan berfokus pada bagaimana pelanggan bertindak. Terdapat beberapa kategori yang akan diperhatikan dalam segmentasi ini, yaitu:

  • Kebiasaan belanja
  • Kebiasaan membeli
  • Interaksi dengan merek
  • Loyalitas terhadap merek
  • Kebiasaan saat browsing di internet

3. Matriks BCG

Matriks BCG adalah kerangka kerja yang dibuat oleh Boston Consulting Group untuk menganalisis portofolio produk berdasarkan pertumbuhan dan pangsa pasar. Dalam analisis aspek pasar dan pemasaran, matrik ini berguna untuk membuat strategi jangka panjang. Perusahaan juga akan mendapatkan wawasan untuk memutuskan kemana mereka harus berinvestasi atau mengembangkan produk.

Ketika membuat matriks BCG, terdapat dua sumbu yang perlu diperhatikan yaitu sumbu X (pangsa pasar relatif) dan sumbu Y (tingkat pertumbuhan pasar). Selanjutnya, matriks tersebut akan dibagi menjadi 4 kuadran seperti dalam gambar berikut:

Sumber: www.smartinsights.com

  • Anjing: mewakili produk bisnis yang memiliki tingkat pertumbuhan rendah dan pangsa pasar rendah
  • Tanda Tanya: mewakili produk bisnis dengan pangsa pasar kecil di pasar namun pertumbuhan yang  cepat
  • Bintang: mewakili produk bisnis yang memiliki pangsa pasar dan tingkat pertumbuhan yang tinggi
  • Sapi perah: mewakili produk bisnis yang memiliki pangsa pasar tinggi namun dengan pertumbuhan yang rendah.

Dari pengelompokan produk pada matriks BCG di atas, perusahaan dapat membuat berbagai pertimbangan. Contoh seperti:

  • Produk bisnis dalam kuadran anjing

Bisnis mempertimbangkan untuk menghapus atau menghentikan produksi produk-produk di kuadran anjing karena menguras sumber daya sedangkan pertumbuhan dan pangsa pasar yang dimiliki cukup rendah.

  • Produk bisnis dalam kuadran bintang

Produk bisnis di kuadran ini dapat dikatakan sebagai produk unggulan. Perusahan perlu berinvestasi secara berkelanjutan untuk mempertahankan produksi produk-produk tersebut.

  • Produk bisnis dalam kuadran tanda tanya

Sesuai dengan simbolnya, produk dalam kuadran tanda tanya masih tidak diketahui apakah bisa menjadi produk bintang atau justru jatuh ke kuadran anjing. Biasanya perusahaan akan mempertimbangkan untuk memberikan investasi secara signifikan untuk mendorong produk tersebut menjadi masuk ke kuadran bintang.

  • Produk bisnis dalam kuadran sapi perah

Produk-produk bisnis di dalam kuadran ini dianggap cukup stabil. Pada umumnya, dana yang dihasilkan oleh sapi perah tinggi akan digunakan untuk membiayai produk pada kuadran bintang dan tanda tanya. Perusahaan biasanya akan mempertimbangkan untuk berinvestasi sekecil mungkin agar produktivitas produk tetap stabil sehingga perusahaan tetap dapat menuai keuntungan dari penjualan produk tersebut.

Kesimpulan 

Aspek pasar dan pemasaran dalam studi kelayakan bisnis perlu diperhatikan karena mengacu pada ada tidaknya peluang pasar untuk sebuah produk. Oleh karena itu, semua perusahaan perlu melakukan analisis mendalam terkait aspek pasar dan pemasaran saat menjalankan bisnisnya.

Saat ini, dimana tingkat persaingan bisnis sudah semakin ketat, sebuah perusahaan memang dituntut untuk lebih cermat ketika menjalankan bisnisnya. Perusahaan perlu menganalisis kondisi pasar, segmentasi pasar, pesaing bisnis, dan lain-lain untuk mengetahui bagaimana peluang kesuksesan bisnis. Perusahaan juga harus cermat dalam memilih strategi pemasaran untuk memastikan agar produk atau layanan dapat diterima oleh target market yang tepat serta dengan jangkauan yang luas.

Di era digital seperti saat ini, Anda dapat memanfaatkan strategi pemasaran produk menggunakan media digital. Apabila Anda membutuhkan bantuan untuk menjalankan pemasaran digital, tidak ada salahnya jika Anda berkonsultasi dengan pakarnya seperti dengan tim digital marketing dari LOGIQUE Digital Indonesia. Kami memiliki beragam solusi yang mampu meningkatkan brand awareness serta mendorong penjualan yang lebih tinggi melalui platform digital.

Selain itu, kami juga berpengalaman dalam menghandle proyek untuk pengembangan produk digital baik itu berupa website e-commerce ataupun aplikasi mobile. Jadi, tunggu apa lagi? silakan konsultasikan kebutuhan bisnis Anda bersama tim ahli kami. Klik hubungi kami untuk dapat terhubung dengan tim LOGIQUE. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts