Apa Itu Server? Pengertian, Fungsi, dan Jenis-jenisnya

Sumber: www.freepik.com

Apa itu server? Server adalah program atau perangkat yang digunakan untuk mengelola sumber daya jaringan. Dengan server, Anda dapat mengontrol akses ke jaringan, mengirim/menerima email, atau menghosting situs website. 

Sebagian besar perusahaan kemungkinan besar sudah menggunakan server untuk menjalankan bisnisnya. Server yang baik dapat memberikan berbagai keuntungan bagi sebuah bisnis. Beberapa diantaranya seperti mencegah kehilangan data, menyediakan satu tempat sentral untuk menyimpan informasi bisnis, memungkinkan Anda untuk menyediakan akses internet dengan kecepatan yang tinggi, dan masih banyak lagi.

Apabila kita lihat dari perannya, server dapat dikatakan sebagai program yang powerfull. Tidak heran jika saat ini sudah semakin banyak perusahaan yang menggunakannya. Jadi sebenarnya apa itu server? bagaimana cara kerjanya? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa Itu Server?

Server adalah komputer, perangkat, atau program yang didedikasikan untuk mengelola sumber daya jaringan. Teknologi ini disebut sebagai “server” karena melayani atau menyediakan layanan untuk program komputer lain dan user atau juga dikenal sebagai klien.

Secara teori, setiap kali sebuah komputer dapat berbagi sumber daya dengan mesin klien, maka komputer tersebut akan dianggap server. Sebuah perangkat memang dapat bertindak sebagai klien dan server pada waktu yang bersamaan. Hal tersebut terjadi karena sebuah sistem individual memiliki kemampuan untuk menyediakan sumber daya dan menggunakan sumber daya dari sistem lain secara sekaligus.

Untuk memahami apa itu server, perlu Anda ketahui bahwa saat ini terdapat beberapa kategori server. Beberapa diantaranya seperti print server, file server, network server, database server, dan lain-lain. Beberapa server disebut sebagai dedicated server karena hanya melakukan tugas spesifik dan tidak ada tugas lain selain bekerja sebagai “server”. Dedicated server pada dasarnya merupakan perangkat komputer yang digunakan secara eksklusif oleh satu perusahaan untuk meng-host situs web, data, atau aplikasi yang dimiliki. Server ini hanya didedikasikan untuk satu klien dan tidak bisa dibagikan ke klien yang lain. Meskipun demikian, saat ini sudah ada banyak shared server yang berbagai tugas seperti mengelola email, DNS, FTP, dan beberapa situs web (web server).

Masing-masing server tersebut menjalankan software yang berbeda-beda. Sebagai contoh, web server akan menjalankan Apache HTTP Server atau Microsoft IIS untuk menyediakan akses website melalui internet. Contoh lain seperti mail server yang menjalankan program seperti Exim untuk menyediakan layanan SMTP untuk bisa mengirim dan menerima email. 

Baca Juga: Ketahui Perbedaan Hosting, Server, dan Domain

Jenis-jenis Server yang Paling Umum Digunakan

1. Database Server 

Database server adalah server yang didedikasikan untuk menyediakan layanan database. Jenis server ini digunakan untuk menyimpan serta mengelola data yang disimpan di dalam server dan menyediakan akses data bagi pengguna yang berwenang.  Database Server akan menyimpan data dengan skala yang besar di lokasi pusat dan melakukan backup secara teratur.

Sebuah perusahaan dapat mengelola data dalam jumlah yang besar dan sebagian besar data tersebut akan tersimpan di dalam database. Dengan database server, pengguna dapat mengakses dan memperoleh data yang dibutuhkan dengan menjalankan bahasa kueri khusus seperti SQL. Beberapa contoh perangkat lunak database server adalah MySQL, Oracle RDBMS, SQLite, Informix, DB2, dan lain-lain.

2. File Server 

Apa itu server jenis file? File server merupakan server pusat di jaringan komputer yang menyediakan sistem file atau bagian dari sistem file untuk klien yang terhubung. Jadi, jenis server ini menawarkan tempat untuk penyimpanan pusat file yang bisa diakses oleh semua klien yang berwenang. 

File Server dapat berupa perangkat keras atau perangkat lunak. File server yang terhubung ke jaringan internet dan sudah dikonfigurasi dengan sesuai, maka pengguna tidak hanya dapat mengakses file melalui jaringan lokal saja namun juga dari akses jarak jauh atau remote. Hal tersebut, memungkinkan pengguna untuk mengakses dan menyimpan file di dalam file server dengan mudah kapanpun dan dimanapun.

3. Web Server 

Web server adalah jenis server yang digunakan untuk menampilkan berbagai konten website seperti teks, gambar, video, dan lain-lain kepada klien yang memintanya. Pada umumnya, klien yang melakukan request adalah program web browser. Jadi, ketika ada seorang user mengklik link atau men-download dokumen di suatu halaman website maka web browser akan meminta data ke web server agar konten tersebut dapat ditampilkan.

Setiap kali browser membutuhkan file yang di-host di dalam web server, maka browser akan melakukan request dan berkomunikasi dengan Hypertext Transfer Protocol (HTTP). Ketika permintaan mencapai web server, selanjutnya server HTTP (perangkat lunak) menerima permintaan tersebut dan menemukan dokumen yang diminta kemudian mengirimkannya kembali ke browser untuk ditampilkan. Namun ketika server tidak menemukan dokumen yang diminta, maka server akan mengembalikan permintaan dengan memberikan respons 404.

Beberapa contoh web server adalah Apache, Nginx, IIS, Tomcat, dan lain-lain. 

4. Mail server

Mail server adalah server yang digunakan untuk mengirim dan menerima email. Server ini bekerja menggunakan protokol email seperti SMTP untuk menghandle surat keluar, serta protokol POP3 dan IMAP untuk menghandle surat masuk. 

Meskipun konsep cara kerja mail server terlihat sederhana. Namun di dalamnya terdapat proses yang cukup komplek agar sebuah pesan dapat diterima atau dikirim. Jadi, setelah Anda selesai menulis pesan dan menekan tombol “send”, maka email klien (contoh: Gmail) akan terhubung ke server SMTP. Klien email tersebut akan berkomunikasi dengan SMTP dan memberikan beberapa info seperti alamat email Anda, alamat email penerima pesan, dan isi pesan. Selanjutnya SMTP memproses alamat email penerima, jika nama domain penerima sama dengan yang digunakan oleh pengirim maka pesan akan langsung dirutekan ke server POP3 atau IMAP.

Selanjutnya, server SMTP pengirim akan berkomunikasi dengan DNS sehingga DNS dapat mengambil nama domain email penerima dan menerjemahkannya menjadi alamat IP. Setelah SMTP memiliki alamat IP maka SMTP baru dapat memindai pesan masuk.

apa itu server
Sumber: www.freepik.com/stories

5. Proxy server

Apa itu server jenis proxy? Secara garis besar, proxy server bertindak sebagai perantara antara klien dan server. Ketika Anda menggunakan proxy server dan membuka halaman website, maka lalu lintas yang terjadi akan mengalir melalui proxy server dan di teruskan ke web server.

Pada kondisi ini, proxy server akan bertindak sebagai firewall dan filter web sehingga pengguna dan jaringan internal dapat terlindungi dari hal-hal buruk seperti serangan dari cyber hacker. Selain itu, server proxy dapat memberikan perlindungan privasi yang tinggi karena mampu mengubah alamat IP Anda sehingga web server tidak akan mengetahui lokasi Anda.

6. Application server

Sesuai dengan namanya, application server adalah server yang didesain untuk menginstal, mengoperasikan, dan meng-host aplikas. Server ini biasanya memang digunakan untuk berbagai tujuan seperti untuk menjalankan aplikasi website, mendistribusi dan memantau pembaruan perangkat lunak, serta menghosting hypervisor yang mengelola mesin virtual. Beberapa contoh application server adalah J2EE, WebLogic, Glassfish, dan lain-lain.

7. Cloud server

Cloud server adalah server virtual (bukan server fisik ) yang berjalan di lingkungan cloud computing. Server ini dibangun, di-host, dan dikirim melalui platform cloud computing dengan koneksi internet. Secara garis besar, fungsi dasar dari cloud server adalah untuk tempat penyimpanan yang memungkinkan untuk bisa diakses dari jarak jauh. Selain itu, cloud server juga dianggap sebagai infrastruktur IT powerfull yang dapat menampung data, aplikasi, informasi, dan berbagai komponen lainnya termasuk komponen GUI (Graphical User Interface).

Saat ini beberapa penyedia layanan cloud server yang bisa Anda gunakan. Untuk memahami apa itu server tipe cloud, Anda dapat melihat  beberapa contohnya, seperti Amazon Web Services (AWS), Microsoft Azure, Alibaba Cloud, IBM Cloud, dan masih banyak lagi.

8. Domain Name Service Server

Domain Name System (DNS) server adalah server yang berisi database alamat public IP dan name host. Jenis server ini digunakan untuk mengubah nama domain website menjadi alamat IP yang dapat dimengerti oleh komputer. Jadi, ketika user memasukan nama domain atau URL web di browser, DNS akan menerjemahkannya menjadi alamat IP sehingga halaman website dapat ditampilkan. Server ini diperlukan karena tanpa DNS, maka user harus mengingat alamat IP yang rumit setiap ingin mengakses alamat website. 

Baca Juga: Apa Itu DevOps? Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaat DevOps

Mengapa Server dapat Menguntungkan sebuah bisnis?

Dari penjelasan di atas, Anda dapat memahami apa itu server dan fungsi pentingnya untuk sebuah perusahaan. Saat ini terdapat berbagai jenis server, jika perusahaan Anda dapat menggunakan server yang sesuai dengan apa yang bisnis Anda butuhkan maka berbagai keuntungan bisa Anda dapatkan. Beberapa diantaranya seperti:

  1. Server dapat melindungi informasi bisnis dengan menyediakan infrastruktur yang aman.
  2. Server membantu bisnis untuk mencegah terjadinya kehilangan data karena proses backup otomatis.
  3. Anda memiliki satu tempat sentral untuk menyimpan informasi bisnis sehingga data dapat dikelola, ditemukan, dan diakses dengan mudah. 
  4. Sebuah server memungkinkan Anda mengakomodasi tenaga kerja yang bekerja secara mobile atau remote.
  5. Server memungkinkan Anda untuk mendapatkan akses internet berkecepatan tinggi.

Kesimpulan

Pada tahap ini, Anda tentu sudah dapat lebih memahami apa itu server. Server adalah komputer, perangkat, atau program yang didedikasikan untuk mengelola sumber daya jaringan dan melayani program komputer, user, atau klien. Saat ini jenis server sudah semakin beragam. Perusahaan dapat memilih jenis server yang paling sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.

Teknologi yang sudah semakin maju menghadirkan berbagai solusi agar perusahaan dapat mengelola bisnisnya dengan efektif dan efisien. Sebagai pemilik bisnis, Anda tentu harus dapat segera beradaptasi dan memanfaatkan teknologi tersebut untuk mendorong perkembangan bisnis. 

Jika Anda membutuhkan bantuan untuk pengelolaan cloud server yang optimal, kami dapat memberikan layanan DevOps untuk manajemen cloud server Indonesia. Kami menyediakan pengelolaan cloud server dari dari berbagai penyedia layanan cloud computing terbaik di dunia seperti AWS, GCP, dan Alibaba Cloud. Selain itu, kami juga dapat memastikan bahwa sistem dan jaringan yang Anda gunakan aman dari berbagai cyber hacker karena kami memiliki tim IT security yang profesional.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai layanan kami silakan klik layanan devops cloud computing atau layanan IT security. Anda juga dapat menghubungi kami untuk mendapatkan info lebih lanjut. 

Related Posts