5 Perbedaan Content Writer dan Copywriter yang Perlu Diketahui

Sumber: freepik.com

Jika bisnis Anda memasarkan produk melalui konten marketing, maka Anda perlu mengetahui apa perbedaan content writer dan copywriter. Kedua profesi ini sama-sama bertugas untuk melakukan penulisan konten. Meskipun demikian, content writer dan copywriter tidak bisa dianggap sama. Berikut perbedaannya.

Penulisan konten yang baik dan kreatif dapat menjadi cara ampuh untuk berkomunikasi dengan para pelanggan. Melalui tulisan-tulisan yang dihasilkan, Anda dapat membuat pelanggan menjadi lebih memahami produk dan layanan Anda sehingga perusahaan bisa menghasilkan lebih banyak prospek baru.

Dalam pembuatan konten berupa teks atau tulisan, terdapat 2 profesi yang memegang peranan besar. Kedua profesi tersebut adalah content writer dan copywriter. Meskipun keduanya sama-sama bertugas untuk membuat konten berupa teks, namun tujuan penulisan yang mereka lakukan berbeda.

Content Writer vs Copywriter

  • Apa itu content writer?

Content Writer adalah penulis yang bertanggung jawab dalam pembuatan konten berupa teks dengan tujuan untuk menyampaikan informasi atau menjelaskan suatu layanan dan produk. Beberapa tugas yang biasa mereka kerjakan seperti membuat konten untuk website, menulis konten untuk optimasi SEO, menulis blog post, membuat white papers, dan masih banyak lagi.  

  • Apa itu copywriter?

Copywriter adalah penulis yang bertanggung jawab untuk menghasilkan konten berupa teks untuk tujuan pemasaran. Jadi, tulisan-tulisan yang mereka hasilkan mengarah pada pembuatan materi pemasaran dan promosi. Beberapa contoh tugas yang dikerjakan adalah membuat slogan, menulis teks untuk iklan, dan lain-lain. 

Untuk memudahkan Anda dalam memahami perbedaan content Writer dan copywriter, berikut kami sediakan 5 point utama yang dapat membedakannya. 

perbedaan content writer dan copywriter 1
Sumber: Freepik.com/pch-vector

5 Perbedaan Content Writer dan Copywriter

1. Tujuan pembuatan tulisan

Dari deskripsi masing-masing profesi yang dijelaskan pada bagian sebelumnya, Anda dapat mengetahui bahwa perbedaan content writer dan copywriter terletak pada tujuan pembuatan tulisan.  Seorang copywriter membuat konten berupa teks untuk penjualan atau promosi produk, sedangkan content writer membuat konten yang bertujuan untuk menjelaskan atau menginformasikan sesuatu. 

Jadi, sebuah perusahaan dapat menggunakan jasa copywriter untuk membujuk dan mendorong pembaca agar mereka mau menggunakan produk atau layanan yang ditawarkan. Sementara content writer akan bertugas untuk membuat tulisan yang mampu mendidik, memberi informasi, atau mengarahkan pembaca agar mereka dapat dengan mudah memahami produk atau layanan yang ditawarkan. 

2. Format teks yang dibuat

Perbedaan content writer dan copywriter yang selanjutnya terletak pada format teks yang dibuat. Pada umumnya, seorang copywriter akan menghasilkan salinan teks dengan format yang pendek. Contohnya seperti penulisan teks untuk slogan perusahaan, email marketing, billboard, banner ads, dan lain-lain.  

Berbeda dengan writer yang menulis konten teks dengan format yang panjang karena mereka harus menjelaskan sesuatu kepada para pembacanya. Beberapa contoh konten yang dibuat oleh para content writer seperti artikel, email newsletter, white paper, e-book, dan lain-lain.

Baca Juga: 4 Tips Copywriting untuk Meningkatkan Penjualan Anda

3. Efek yang ditimbulkan

Pada dasarnya baik copywriter ataupun content writer membuat teks yang berguna bagi perusahaan agar bisa menghasilkan prospek baru. Meskipun demikian, konten yang dihasilkan oleh content writer dan copywriter memiliki efek yang berbeda.

Copywriter mampu menciptakan rasa urgensi dan menginspirasi pembaca untuk segera mengambil tindakan yang diinginkan contohnya seperti pembelian produk. Jika dibandingkan dengan content writer, maka dapat dikatakan bahwa konten yang mereka buat tidak ditujukan untuk menimbulkan rasa urgensi namun untuk membangun kepercayaan. Perlu Anda ketahui bahwa kepercayaan pelanggan merupakan salah satu pendorong terbesar agar pelanggan mau mengambil keputusan.

Jadi, dari konten yang mereka hasilkan, content writer dapat membangun hubungan yang baik dengan pelanggan sehingga perusahaan akan memperoleh kepercayaan yang diharapkan. Dengan demikian, perusahaan dapat menghasilkan lebih banyak prospek baru dari konten-konten yang dihasilkan.

4. Kontribusi strategi pemasaran

Perbedaan content writer dan copywriter yang selanjutnya ada pada kontribusi dalam strategi pemasaran di perusahaan. Copywriter memiliki kontribusi untuk menimbulkan rasa urgensi sehingga ketika pelanggan membaca teks yang mereka buat maka pelanggan dapat segera melakukan tindakan pembelian. Jadi, Anda bisa mengetahui dengan cepat bagaimana dampak dari iklan yang dibuat.

Berbeda dengan content writer. Karena konten yang mereka hasilkan tidak mudah untuk diukur dalam jangka waktu yang singkat, maka mereka berperan dalam strategi pemasaran jangka panjang. Contohnya seperti ketika mereka menulis konten untuk optimasi SEO maka konten akan membutuhkan waktu untuk dapat membuahkan hasil. Selain itu, konten yang mereka hasilkan pada umumnya juga dapat digunakan untuk jangka waktu yang lama contohnya seperti artikel atau blog post.

5. Traffic

Content writer memiliki kemampuan untuk menghasilkan traffic organik. Para content writer pada umumnya akan mempraktekkan strategi optimasi SEO dengan mencari kata kunci terbaik untuk konten-konten yang dibuat. Mereka akan memastikan bahwa kata kunci yang digunakan memiliki performa yang baik sehingga konten yang dihasilkan dapat menduduki peringkat yang baik di halaman mesin pencari (Google) sehingga mampu mendatangkan lebih banyak traffic. Berbeda dengan copywriter yang menghasilkan konten untuk mengarahkan pembaca secara langsung kepada penjualan.

Baca Juga: Tips Menulis Artikel Berkualitas untuk Keperluan Content Marketing

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, saat ini Anda dapat memahami apa perbedaan content writer dan copywriter. Jadi, ketika Anda ingin membuat sebuah konten, ada baiknya jika Anda menentukan goal dari pembuatan konten tersebut. Meskipun penulisan konten dilakukan dengan cara dan fokus yang berbeda, namun content writer ataupun copywriter sama-sama dibutuhkan oleh perusahaan untuk menghasilkan keuntungan.

Jika Anda membutuhkan bantuan dalam pembuatan konten, Anda dapat menghubungi tim LOGIQUE. Kami memiliki tim digital marketing berpengalaman yang mampu menghasilkan konten-konten berkualitas serta memiliki performa yang baik di halaman mesin pencari. Untuk informasi lebih lanjut silakan klik Layanan Digital Marketing LOGIQUE.  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts