3 Perbedaan E-commerce dan Marketplace yang Perlu Anda Tahu

Sumber: www.pexels.com

Sampai saat ini ternyata masih banyak orang yang tidak mengetahui apa perbedaan e-commerce dan marketplace. Kedua jenis platform ini memang sama-sama populer dan banyak dipergunakan untuk tujuan bisnis. Lalu apa yang membedakan keduanya?

Kegiatan berbelanja online saat ini memang sudah semakin digemari oleh sebagian besar orang di Indonesia. Tidak heran jika banyak perusahaan yang melakukan strategi bisnis dengan menjual produk dan layanan mereka secara online melalui platform digital.

Saat ini, terdapat dua jenis platform digital yang cukup banyak dipergunakan untuk melakukan transaksi jual-beli online. Platform tersebut adalah situs web e-commerce dan marketplace. Untuk mengetahui apa perbedaan e-commerce dan marketplace, ada baiknya jika Anda memahami terlebih dahulu penjelasan dari masing-masing platform tersebut.

Apa yang Dimaksud Website E-commerce?

Pada dasarnya, istilah e-commerce berarti transaksi jual beli layanan dan barang yang dilakukan melalui media elektronik internet. Jadi, situs e-commerce adalah website yang menjadi tempat dimana satu vendor menjual produk atau layanannya ke banyak pelanggan.

Karena situs website tersebut hanya dimiliki oleh satu vendor, maka di dalam web e-commerce akan ada dua pihak yang terlibat dalam proses penjualan yaitu penjual dan pembeli. Anda dapat membayangkan situs e-commerce ini seperti sebuah toko sepatu sederhana. 

Baca Juga: Mengapa E-Commerce Membutuhkan Progressive Web Application?

Apa yang Dimaksud Platform Marketplace?

Marketplace adalah sebuah situs website dimana produk-produk yang dijual di dalamnya berasal dari banyak penjual atau multiple seller. Karena website digunakan untuk mengelola beragam produk dari banyak penjual, maka di dalam marketplace akan ada 3 pihak yang terlibat yaitu admin, multiple seller, dan pembeli. 

Anda dapat membayangkan situs marketplace seperti sebuah mall yang berisi banyak toko yang menjual beragam produk dari berbagai brand. Jadi, marketplace ini dapat menjadi sebuah platform yang digunakan untuk menjalankan kegiatan e-commerce karena di dalamnya terdapat banyak toko yang menjalankan masing-masing transaksi jual-beli. Dengan demikian, platform marketplace dapat dianggap sebagai bagian dari e-commerce, namun tidak semua website e-commerce merupakan bagian dari marketplace.

perbedaan e-commerce dan marketplace
Sumber: pixabay.com/@Tumisu 

3 Perbedaan E-commerce dan Marketplace

1. Teknologi yang digunakan

Perbedaan e-commerce dan marketplace yang pertama dapat Anda lihat dari teknologi yang digunakan. Ketika membuat website e-commerce, Anda dapat mengembangkannya menggunakan solusi plug-and-play yang relatif mudah seperti WooCommerce, Shopify, OpenCart, Squarespace, BigCommerce atau Magento. Berbeda dengan pengembnagan marketplace yang relatif lebih rumit daripada pembuatan web e-commerce.

Platform marketplace yang sukses biasanya dikembangkan dari awal menggunakan framework backend seperti Symfony atau Laravel serta framework front end seperti ReactJS. Selain itu, marketplace juga memiliki lebih banyak fitur yang harus diintegrasikan seperti fitur chat, payment, custom search, review, dan masih banyak lagi.

2. Navigasi dan desain UI (User Interface)

Pemilik bisnis mengembangkan situs e-commerce ataupun marketplace tentu dengan tujuan agar bisa menghasilkan lebih banyak penjualan. Untuk mencapai hal tersebut, maka website harus memiliki desain UI dan navigasi yang mudah dipahami dan mudah digunakan. 

Jika dibandingkan dengan marketplace, situs e-commerce tentu memiliki desain yang lebih sederhana dan lebih mudah dipahami oleh users. Ketika users mengunjungi web e-commerce mereka dapat mencari barang yang mereka butuhkan dengan navigasi yang sederhana karena produk yang disediakan memang hanya berasal dari satu brand. Berbeda dengan marketplace, ketika users ingin membeli sebuah produk mereka perlu melakukan pencarian dengan fitur filter agar produk yang ditampilkan sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.

Selain itu, marketplace juga menyediakan users dashboard dimana pengguna (pemilik toko dan pembeli) dapat mengelola akun seperti nama pengguna, alamat, katalog toko, voucher, point, dan masih banyak lagi. Sedangkan, e-commerce hanya membutuhkan profil sederhana yang dipergunakan pembeli untuk tujuan pembayaran dan pengiriman barang.

3. Arus transaksi pembayaran

E-commerce dan marketplace sama-sama membutuhkan sistem pembayaran digital di dalamnya. Di situs e-commerce, dana yang sudah dibayarkan oleh konsumen melalui online payment akan langsung diterima oleh penjual. 

Sedangkan pada marketplace, sistem pembayaran yang digunakan memiliki teknologi yang lebih canggih. Sistem tersebut harus bisa mengelola pembayaran yang dilakukan oleh konsumen untuk beberapa tujuan seperti biaya komisi, biaya keanggotaan marketplace, atau yang lain. Jadi ketika konsumen sudah mengirimkan dana, maka dana tersebut akan ditahan dan dikelola oleh sistem terlebih dahulu sebelum disalurkan kepada pemilik toko. 

Baca Juga: 5 Tips Memilih Jasa Pembuatan Website Toko Online

Kesimpulan

Itu dia informasi yang dapat kami sampaikan mengenai perbedaan e-commerce dan marketplace. Sebagai pemilik bisnis, Anda dapat memilih mengembangakn sistem yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda saat ini. Jika saat ini Anda sudah memiliki sebuah sudah yang mapan, memiliki banyak stock barang yang ditawarkan, serta tidak ingin berbagi keuntungan dengan marketplace, maka sistem web e-commerce dapat menjadi solusi untuk kebutuhan bisnis Anda.

Apabila Anda membutuhkan bantuan untuk mengembangkan e-commerce, Anda dapat menghubungi LOGIQUE. LOGIQUE merupakan perusahaan web developer profesional yang sudah berpengalaman dalam e-commerce development di Indonesia untuk bisnis skala besar yang dapat dikustomisasi dan dikembangkan berdasarkan tren UI / UX terkini. 

LOGIQUE juga dapat mengembangkan e-commerce menggunakan sistem PWA sehingga website yang Anda gunakan untuk menawarkan produk dapat bekerja seperti aplikasi seluler pada umumnya. Tentunya sistem tersebut kan membawa lebih banyak konversi untuk e-commerce Anda.

Silakan hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pengembangan website e-commerce. Kami akan mengembangkan website sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda! Klik di sini untuk menghubungi tim LOGIQUE.  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts