Ingin Beriklan di TikTok? Ini Dia Cara Dan Jenis-Jenis TikTok Ads 

Sumber: pixabay.com

Bagaimana cara beriklan di TikTok? Melihat pertumbuhan aplikasi TikTok yang semakin populer, mungkin sekarang adalah waktu yang tepat bagi bisnis Anda untuk menjalankan TikTok Ads. Berikut penjelasan singkat mengenai cara dan pertimbangan menggunakan TikTok sebagai salah satu media iklan saat ini.

Pada tahun 2020 yang lalu, TikTok menjadi salah satu aplikasi yang paling banyak diunduh di dunia. Tidak mengherankan jika saat ini banyak bisnis mulai menggunakan social media tersebut sebagai media pemasaran produk-produknya.

Saat ini TikTok Ads memang belum sepopuler Facebook Ads atau Instagram Ads. Meskipun demikian, TikTok Ads dapat memberikan peluang besar bagi bisnis-bisnis yang ingin menjangkau target market yang lebih luas.

Sebelum Anda mulai menjalankan iklan di aplikasi TikTok ini, ada baiknya jika Anda memahami terlebih dahulu siapa yang menjadi target marketnya. Berikut penjelasannya untuk Anda.

Apakah TikTok Ads Tepat untuk Bisnis Anda ?

Meskipun aplikasi TikTok saat ini menjadi salah satu aplikasi populer di dunia, namun Anda perlu memastikan apakah berinvestasi di layanan ini menjadi langkah terbaik untuk bisnis Anda. Untuk mengetahuinya, Anda dapat memperhatikan data-data berikut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari datareportal.com, TikTok memiliki pengguna aktif bulanan sekitar 800 juta pengguna. Dari jumlah tersebut, diketahui bahwa 500 juta pengguna aktif ( Lebih dari 60 % dari total) berada di China. Sedangkan 300 juta pengguna aktif lainnya berada di luar China.

Selain itu, perlu Anda ketahui bahwa TikTok banyak dipergunakan oleh kalangan remaja. Hootsuite.com menjelaskan bahwa hampir setengah dari total jumlah pengguna TikTok adalah users yang berusia antara 18 sampai 24 tahun. Hootsuite juga menginformasikan bahwa sekitar 27 % pengguna adalah users berusia antara 13-27 tahun, namun berdasarkan data internal diketahui bahwa sekitar 42 % pengguna TikTok adalah kelompok dewasa muda (young adulthood). Berikut rinciannya:

  • 13-17 tahun: 27%
  • 18-24 tahun: 42%
  • 25-34 tahun: 16%
  • 35-44 tahun: 8%
  • 45-54 tahun: 3%
  • 55 tahun ke atas: 4%

Sedangkan berdasarkan jenis kelamin, pengguna TikTok lebih didominasi oleh perempuan yaitu sekitar 60 % sedangkan 40 % adalah laki-laki. Dari data tersebut dapat kita ketahui bahwa pengguna TikTok adalah mereka yang berusia muda. Jadi, jika target audiens Anda adalah generasi milenial dan generasi Z, mungkin TikTok Ads merupakan media yang sesuai untuk menjangkau target market Anda.

Baca Juga:  Social Media Trend 2020: Live Streaming Meningkat Saat Wabah Covid-19

Apa saja Jenis-jenis TikTok Ads ?

TikTok memiliki beberapa jenis iklan yang bisa dipergunakan, yaitu :

1. In-Feed Ads

In-Feed Ads adalah iklan berbentuk video yang muncul di antara video pengguna ketika Anda menggulir halaman “For You”. Jika Anda tidak familiar dengan TikTok, iklan ini dapat dikatakan hampir sama dengan iklan yang muncul ketika pengguna membuka atau melihat-lihat Instagram Stories di profilnya.

Iklan ini memiliki durasi antar 9 hingga sampai detik. Jadi, selama beberapa detik tersebut, Anda harus bisa mengajak target audiens untuk mengikuti arahan CTA yang Anda input seperti melakukan pembelanjaan, mengunduh aplikasi, atau mengunjungi situs web Anda.  

2. Brand Takeover

Iklan Brand Takeover adalah jenis iklan TikTok berbentuk video layar penuh dengan durasi 3 sampai 5 detik yang akan muncul ketika pengguna membuka aplikasi TikTok. Selain itu, iklan ini juga akan muncul di halaman “For You” dalam bentuk gambar, GIF, atau video. Dalam iklan Brand Takeover, Anda dapat menyisipkan hashtag, atau link yang dapat diklik oleh pengguna TikTok. 

3. TopView

Sama seperti jenis iklan Brand Takeover, jenis iklan ini juga ditampilkan dalam bentuk video layar penuh. Perbedaannya terdapat pada durasi video yang lebih panjang yaitu sekitar 60 detik.

Selain itu, iklan TopView ini juga tidak langsung ditampilkan ketika pengguna membuka aplikasi, melainkan muncul di dalam feed pertama setelah 3 detik. 

tiktok ads
Sumber: pixabay.com/@travelsourced

4. Branded Hashtag Challenge

Jenis iklan ini cukup unik. Dalam Branded Hashtag Challenge, sebuah brand akan meminta pengguna TikTok untuk merekam diri mereka sendiri untuk melakukan sesuatu seperti tarian koreografi, kemudian meminta mereka mempostingnya dengan hashtag tertentu. Ketika hashtag tersebut diklik oleh pengguna lain, mereka akan diarahkan ke landing page TikTok yang berisi logo brand, link ke website, deskripsi mengenai tantangan yang dibuat, serta video teratas yang menggunakan hashtag tersebut.

Jenis iklan ini dapat mendorong keterlibatan pengguna serta dapat membantu membangun brand awareness dengan baik. Meskipun demikian, sebuah brand perlu memikirkan cara agar tantangan yang mereka buat bisa menjadi trend di TikTok, seperti dengan bekerja sama dengan popular TikTok creator. Sebuah brand juga bisa melakukan pembayaran dengan pihak TikTok Ads agar iklan dapat ditampilkan di halaman Discovery.

5. Branded Effects

Cara kerja Branded Effects hampir sama dengan Sponsored Lenses dari Snapchat. Branded Effects, memungkinkan sebuah brand untuk membuat stiker, filter, atau efek yang bisa dibagikan di TikTok.

Dengan TikTok Ads ini, sebuah brand dapat memasarkan produknya secara organik yaitu dengan meminta followernya untuk menggunakan filter yang mereka buat dan memberikan follower sebuah hadiah atau reward yang lain. 

Baca Juga: Mengapa Aplikasi Tik Tok Populer? Bagaimana Bisnis Memanfaatkannya?

Kesimpulan

Untuk menjaga eksistensinya, sebuah brand memang perlu beradaptasi dan mengikuti trend yang sedang berkembang. Meskipun demikian, perusahaan tetap perlu menyesuaikan atau melakukan analisis terlebih dahulu untuk mengetahui apakah trend tersebut sesuai untuk menjangkau target market mereka atau tidak.

Saat ini kita sudah berada di era digital. Agar bisa tetap bersaing, para pemilik bisnis perlu menggunakan strategi-strategi pemasaran digital untuk memenangkan persaingan. Jika Anda membutuhkan bantuan dan belum tahu harus memulai darimana, silakan hubungi LOGIQUE. Kami akan memberikan beragam solusi untuk bisnis Anda. Yuk, tunggu apa lagi, Hubungi LOGIQUE sekarang juga!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts