Pengertian Arsitektur JAMstack Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Istilah-istilah seperti PHP Native, Laravel, CMS, framework CodeIgniter, dan lainnya pasti sudah tidak asing ditelinga. Bahkan bagi Anda yang bukan seorang web developer sekalipun. Namun, pernahkah Anda mendengar istilah JAMstack? Apa itu arsitektur JAMstack dan apa saja kelebihannya? Berikut kami sajikan penjelasan dan beragam kelebihannya untuk Anda.  

Pengertian JAMstack

JAMstack merupakan sebuah arsitektur pengembangan web modern yang dirancang sedemikian rupa untuk membuat website menjadi lebih cepat, lebih aman, dan lebih mudah untuk dikembangkan oleh para web developer.

Saat ini, JAMstack memungkinkan para web developer untuk mengembangkan website mereka dari statis menjadi dinamis tanpa menggunakan basis data. JAMstack sendiri membuat situs website Anda menjadi dinamis untuk sementara waktu. Padahal, sumber datanya berasal dari file statis yang dirender dan disebarkan ke CDN (Content Delivery Network) tanpa menggunakan server.

Sejarah JAMstack

JAMstack pertama kali diciptakan pada tahun 2016 lalu melalui pendekatan yang berbeda untuk membangun situs web statis. Pendekatan yang dilakukan mulai dari memutus tahapan back end menjadi front end, Memutus tahapan pembuatan dan pengembangan web langsung menuju ke tahap hosting, serta keuntungan yang ditawarkan jika menggunakan CDN modern.

Baca Juga: 5 Keunggulan dan Kekurangan Progressive Web App (PWA)

JAM pada JAMstack pada awalnya merupakan singkatan dari JavaScript, API dan Markup. Pada awal pembuatannya, JAMstack ditujukan untuk penggunaan web statis saja. Namun, seiring berjalannya waktu, JAMstack ternyata dapat digunakan juga untuk web dinamis dengan menggunakan CDN sebagai pengganti server.

Pondasi Arsitektur JAMstack

JAMstack mempunyai tiga pondasi penting, yaitu JavaScript, API dan Markup. Masing-masing pondasi memiliki fungsi dan keterkaitan satu sama lain, sehingga ketiga pondasi ini wajib untuk Anda gunakan.

  1. JavaScript

    JavaScript merupakan bahasa pemrograman paling populer yang ada saat ini. Selain itu, bahasa pemrograman ini juga telah didukung dengan banyak komunitas. Pada JAMstack, selain bisa menggunakan JavaScript murni, Anda juga dapat menggunakan framework JavaScript, seperti Vue dan React.

  2. API

    Pondasi lain dari JAMstack adalah API yang berfungsi untuk menggunakan backend tanpa memiliki database di server. Meski begitu, Anda tetap masih mempunyai backend namun hanya diterapkan pada situs web statis saja. Terdapat banyak situs dari pihak ketiga yang bisa Anda pilih dan dapat terhubung ke aplikasi backend yang telah dibuat sebelumnya.

  3. Markup

    Merupakan static site generators tempat markup bertemplate dibuat. Di sini, Anda dapat menuliskan kode HTML dan CSS sesuai dengan kebutuhan Anda atau menggunakan framework, seperti Gatsby, Jekyll, atau Hugo untuk mempercepat waktu pengembangan template.

Alasan Menggunakan JAMstack

Terdapat beberapa alasan yang membuat mengapa Anda harus memilih menggunakan JAMstack pada website Anda. Seperti diketahui, agar bisnis tetap berjalan terutama saat masih masa pandemi saat ini, tentu biaya menjadi faktor nomor satu untuk keberlangsungan bisnis Anda. 

Dengan menggunakan JAMstack, biaya yang Anda gunakan akan lebih murah daripada menggunakan metode lainnya. Bahkan, teknologi yang digunakan cukup modern dan justru akan membuat tingkat kunjungan website Anda meningkat karena performanya lebih baik dibandingkan dengan menggunakan struktur yang biasanya dilakukan oleh web developer lainnya.

kelebihan dan kekurangan jamstack

  1. Kelebihan JAMstack

    Di Indonesia, arsitektur JAMstack belum banyak digunakan oleh para web developer profesional. Padahal di luar negeri, JAMstack telah banyak digunakan, baik oleh situs-situs e-niaga terbesar, aplikasi SaaS, maupun blog pribadi. Berikut ini adalah beberapa kelebihan JAMstack, antara lain yaitu:

    • Performa Lebih Baik

    Salah satu kelebihan arsitektur JAMstack adalah performa yang lebih baik dibandingkan menggunakan arsitektur lainnya. Dengan performa yang lebih baik, terutama dalam hal kecepatan akan mempunyai dampak yang cukup signifikan terhadap pengalaman pengguna dan konversi yang dihasilkan.

    Arsitektur JAMstack membuat kebutuhan untuk menghasilkan tampilan halaman pada server dihilangkan sehingga waktu permintaan tampilannya menjadi lebih cepat, apalagi jika seluruh halaman web Anda telah tersedia di CDN.

    • Murah dan Cepat

    Dengan menggunakan arsitektur JAMstack, website menjadi lebih mudah digunakan karena tidak perlu melakukan konfigurasi basis data, .htaccess, dan berbagai hal lain dalam pengembangan sistem web. Yang diperlukan oleh JAMstack hanyalah static file yang telah terintegrasi dengan CDN sehingga website dapat terus aktif dan berjalan dengan baik.

    • Mempunyai Pengalaman yang Berbeda

    Arsitektur JAMstack tidak terlalu tergantung pada teknologi eksklusif atau framework yang ilmunya tidak diketahui. Justru JAMstack dikembangkan menggunakan alat dan konvensi yang telah tersedia secara luas sehingga Anda tidak akan sulit dalam menemukan developer untuk membangun website menggunakan arsitektur JAMstack.

    • Mempunyai Sistem Keamanan Tinggi

    Secara keamanan, web statis mempunyai tingkat keamanan yang rendah terhadap berbagai potensi serangan. Hal ini dikarenakan, web statis di dalamnya hanya berupa file HTML serta API eksternal yang menampilkan tampilan website melalui CDN.

    • Skalabilitas

    Jika pada arsitektur sebelumnya, beban traffic yang padat ditangani dengan cara menambahkan logika ke dalam cache tampilan dan sumber daya populer. Namun arsitektur JAMstack membuat beban traffic yang padat tersebut menjadi default karena tampilan situs disajikan melalui CDN, tidak ada logika apapun atau alur kerja yang rumit untuk menentukan aset apa yang harus di-cache dan kapan hal itu harus dilakukan. Melalui JAMstack, seluruh aset akan tersimpan rapi dalam cache yang ada di CDN.

    • Portabilitas

    Dengan menggunakan arsitektur JAMstack, Anda dapat menghosting website Anda ke berbagai layanan hosting dengan kemampuan lebih besar dan memindahkannya.

    layanan logique

    Baca Juga: Frameworks Populer untuk Membangun Progressive Web Apps (PWA)
  2. Kekurangan JAMstack

    Selain mempunyai beberapa kelebihan, JAMstack juga mempunyai kelemahan atau kekurangan, antara lain yaitu,

    • Tidak Ramah bagi Pemula

    Arsitektur JAMstack memang dibuat ramah untuk developer. Meski begitu, Anda tetap harus mempelajari lebih banyak hal tentang pengembangan web baik secara umum maupun khusus.

    • Diperlukan data user secara spesifik dan atau data real time

    Beberapa hal tidak dapat dibuat sebelumnya, seperti spesifik user dan atau data real time (nama, avatar, data dari pengguna yang login, dan beberapa hal lainnya). Padahal, saat Anda ingin menggunakan JAMstack untuk beberapa project, tentu dibutuhkan beberapa tipe data seperti itu untuk digunakan sebagai contoh kasus.

    • Kompleksitas API

    Salah satu kelemahan dari arsitektur JAMstack adalah penggunaan API yang cukup kompleks sehingga akan sulit bagi Anda untuk menemukan solusi yang tepat jika terjadi kesalahan dikarenakan banyaknya solusi yang ditawarkan.

    • Proses Pembuatan Membutuhkan Waktu yang Lama

    Salah satu kelemahan lain dari arsitektur JAMstack adalah lamanya waktu pembuatan web jika mempunyai halaman yang cukup banyak. Hal ini dikarenakan jika Anda melakukan perubahan pada satu halaman saja, maka secara otomatis Anda perlu membangun kembali website tersebut dari awal.

Fitur JAMstack vs Aplikasi Web Lainnya

Karena dibuat dengan memanfaatkan teknologi Static Site Generator, Headless CMS, dan Hosting, membuat arsitektur JAMstack memiliki beberapa fitur yang berbeda dengan aplikasi web pada umumnya. Pada aplikasi web umum, biasanya untuk menampilkan file atau data atau konten perlu menggunakan API untuk memperoleh datanya dari Database server.

Sedangkan pada JAMstack, hanya perlu menggunakan HTML saja karena konten yang dikirimkan adalah konten statis yang dikirimkan melalui CDN tanpa perlu melalui database server sehingga lebih cepat dalam proses menampilkan informasi atau konten.

Itulah beberapa informasi mengenai JAMstack, serta kelebihan dan kelemahannya dibandingkan dengan aplikasi web lainnya. Jika Anda ingin mencari jasa developer yang menggunakan arsitektur JAMstack untuk pembuatan website Anda, PT LOGIQUE Digital Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang menyediakan layanan tersebut. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts