Tips Membuat Aplikasi Bisnis Menggunakan Software atau Tools

Business photo created by pressfoto - www.freepik.com

Di era digital saat ini, seluruh hal yang sebelumnya dilakukan secara offline harus mulai diadaptasikan ke online, termasuk untuk perkembangan dan keberlangsungan bisnis Anda. Salah satu yang bisa menjadi pertimbangan adalah membuat sebuah aplikasi. Lalu bagaimana cara membuat aplikasi bisnis dengan mudah?

Jika Anda adalah seorang wirausahawan yang sedang membangun sebuah bisnis, maka tentu Anda akan selalu berpikir bagaimana cara untuk meningkatkan dan mengembangkan bisnis Anda agar meskipun bisnis yang Anda lakukan kecil, namun mempunyai potensi pertumbuhan yang besar.

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah mempromosikan bisnis Anda menggunakan aplikasi mobile. Aplikasi mobile dipilih karena mempunyai beberapa keuntungan, salah satunya adalah kemudahan dalam bertransaksi. 

Untuk membuat sebuah aplikasi bisnis, Anda dapat melakukannya dengan dua cara, yaitu menggunakan jasa pembuatan aplikasi profesional atau membuat sebuah aplikasi sendiri.

Cara Membuat Aplikasi Bisnis Sendiri

Jika Anda mempunyai dana yang besar, tentu akan dengan mudah menggunakan jasa pembuatan aplikasi profesional yang telah berpengalaman dan sudah terbiasa dalam membuat sebuah aplikasi bisnis. Namun, jika dana yang Anda miliki terbatas, maka langkah yang bisa dilakukan adalah dengan membuat sebuah aplikasi bisnis sendiri.

Dengan membuat sebuah aplikasi bisnis sendiri, selain membuat Anda mencoba kemampuan Anda, sekaligus menghemat biaya pengeluaran perusahaan. Namun masalah yang muncul adalah bagaimana jika Anda sama sekali belum paham dan mengerti tentang bahasa pemrograman, coding, dan lain-lain?

Baca Juga: Dokodemo Kerja : Aplikasi Absensi Karyawan untuk WFH & Kerja Remote

Anda tidak perlu khawatir, berikut ini kami akan memberikan beberapa tahapan untuk membuat aplikasi bisnis sendiri, antara lain yaitu:

Menentukan Aplikasi seperti Apa yang ingin dibuat

Tahapan pertama yang perlu Anda lakukan adalah menentukan aplikasi seperti apa yang ingin dibuat, serta fitur-fitur apa saja yang nantinya terdapat di aplikasi tersebut. Selain itu, perhatikan juga mengenai tampilan sederhana yang dapat memudahkan penggunaan user atau sering disebut dengan friendly user interface serta user experience.

Melakukan Riset

Setelah konsep aplikasi bisnis yang ingin dibuat telah selesai, maka langkah selanjutnya adalah dengan memperbanyak riset. Hal ini perlu dilakukan untuk mempertajam serta menambah pengetahuan Anda mengenai ide-ide yang ada di dalam pikiran Anda sekaligus menjadikan hal tersebut sebagai pondasi bagi aplikasi bisnis Anda.

Riset bisa dilakukan dengan mengetahui penilaian masyarakat terhadap aplikasi kompetitor, atau melalui berbagai survei yang Anda lakukan untuk menilai apa yang menjadi harapan masyarakat untuk aplikasi terbaru.

Memilih Software dan Tools yang Tepat

Setelah riset telah dilakukan, langkah selanjutnya adalah dengan memilih software atau tools yang tepat untuk merefleksikan konsep yang telah Anda buat. Jika biasanya dalam pembuatan aplikasi dibutuhkan coding atau bahasa pemrograman yang dikenal rumit dan sulit untuk dipahami. Namun, seiring perkembangan zaman, kini terdapat beberapa software khusus yang dapat membantu Anda.

Software atau tools tersebut ada yang gratis dan berbayar. Jika Anda ingin mendapatkan banyak fitur dari software yang ada, maka sebaiknya pilih yang berbayar. Sebab, dengan memilih aplikasi yang berbayar, Anda juga bisa mendapatkan uang dari software atau tools tersebut. Beberapa software atau tools pembuatan aplikasi yang bisa Anda gunakan seperti The App Builder, Appery, AppMakr, Mobile Roadie, dan ShoutEm.

Membuat Wireframelayanan logique

Baca Juga: Manfaat Wireframe Website dan Tools yang Sering Digunakan

Wireframe merupakan salah satu hal yang tidak dapat diabaikan dalam pembuatan aplikasi. Sebab, dengan wireframe Anda dapat menuangkan ide dan gagasan Anda yang pada awalnya hanyalah konsep dibentuk menjadi sebuah desain yang akan menggambarkan secara lebih jelas mengenai tampilan dari aplikasi yang ingin dibuat.

Merancang Aplikasi

Setelah membuat wireframe dan dirasa telah sesuai dengan keinginan, maka langkah selanjutnya adalah dengan membuat aplikasi tersebut menggunakan software dan tools yang telah kamu pilih.

Caranya sangat mudah, Anda hanya perlu login dan masuk ke dalam software atau tools aplikasi tersebut, kemudian kamu bisa langsung memilih aplikasi seperti apa yang ingin Anda buat. Biasanya terdapat beberapa pilihan tema aplikasi yang bisa Anda pilih, seperti aplikasi musik, aplikasi radio, aplikasi bisnis, dan beberapa tema aplikasi lainnya. Pilihlah sesuai dengan tema yang Anda inginkan.

Melakukan Uji Coba

Setelah Anda selesai merancang dan membuat aplikasi tersebut berdasarkan tema yang tersedia, langkah selanjutnya adalah dengan melakukan uji coba dari aplikasi yang telah dibuat, apakah telah berjalan sesuai dengan fungsinya atau tidak. 

Aplikasi yang telah dibuat tersebut coba ditawarkan kepada beberapa orang untuk dilakukan uji coba serta mengetahui komentar mereka setelah menggunakan aplikasi tersebut sehingga Anda juga dapat mengetahui kekurangan dari aplikasi yang Anda buat dan menyempurnakannya.

Mendesain Tampilan Aplikasi

Setelah uji coba dilakukan dan dirasa telah berfungsi sesuai dengan yang Anda inginkan, langkah selanjutnya adalah dengan mendesain tampilan user interface-nya menjadi lebih menarik dan cantik sehingga membuat banyak pengguna tertarik untuk menggunakannya dan mudah dalam navigasinya.

Melakukan Uji Coba Terakhir

Uji coba terakhir ini dilakukan untuk menguji apakah antara fungsi back end dapat berfungsi dengan baik terhadap tampilan atau user interface yang telah dibuat serta kemudahan dalam menemukan dan mengaksesnya. Selain itu, dalam tahap ini juga dilihat mengenai konsumsi pemakaian baterai apakah aplikasi yang telah dibuat menghabiskan banyak data atau tidak.

pembuatan aplikasi mobile
Business photo created by creativeart – www.freepik.com

Baca Juga: 7 Tools Terbaik untuk Membuat Desain Aplikasi Seluler

Melakukan Beta Testing

Beta Testing merupakan suatu cara yang umum dilakukan sebelum merilis sebuah aplikasi. Melalui beta testing, Anda dapat mengetahui besarnya animo masyarakat dalam menggunakan aplikasi yang telah Anda buat dan mengetahui secara langsung feedback dari masyarakat terhadap aplikasi tersebut.

Merilis Aplikasi

Setelah seluruh tahapan di atas dilakukan, maka dapat dikatakan bahwa aplikasi Anda telah siap untuk digunakan oleh masyarakat sehingga perlu dirilis agar seluruh masyarakat mengetahui aplikasi Anda. Meski begitu, Anda tetap harus selalu memantau perkembangan aplikasi tersebut apakah terdapat bug atau error yang dilaporkan oleh penggunak sehingga Anda dapat langsung mengetahui dan memberikan pembaruan untuk mengatasi bug atau error tersebut.

Kelebihan dan Kekurangan Membuat Aplikasi Bisnis Sendiri

Dalam membuat aplikasi bisnis sendiri menggunakan software atau tools tanpa menggunakan coding tentu sangat mudah. Sebab, Anda hanya perlu melakukan pendaftaran dan mengisi form-form yang tersedia di dalam software tersebut.

Meski begitu, ternyata terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan dalam penggunaan software atau tools pembuatan aplikasi tersebut.

Kelebihan

  1. User Interface mudah dipahami oleh pemula
  2. Dapat memilih template dan kategori aplikasi sesuai dengan konsep yang diinginkan
  3. Tidak memerlukan keahlian coding atau bahasa pemrograman tertentu
  4. Gratis

Kekurangan

  1. Tampilan terlihat membosankan, karena pilihan interface cukup terbatas
  2. Mempunyai banyak bug, sehingga tidak dapat memiliki pengembangan aplikasi yang baik
  3. Rawan disusupi oleh virus ataupun malware yang berasal dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab
  4. Sepi peminat dan kurang menarik karena fitur yang ditampilkan kurang fungsional

Itulah beberapa tahapan dalam membuat aplikasi bisnis yang bisa Anda lakukan. Jika Anda ingin menggunakan jasa pembuatan aplikasi profesional, bisa menghubungi PT Logique Digital Indonesia. Kami menyediakan berbagai macam layanan untuk pengembangan bisnis Anda, mulai dari pengembangan dan pembuatan website, pengembangan dan pembuatan aplikasi Mobile (Android & iOS), pengembangan dan pembuatan sistem web, dan penetration test. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts