Mengapa E-Commerce Membutuhkan Progressive Web Application?

Sumber: pixabay.com/@talhakhalil007

Meskipun teknologi Progressive Web Application (PWA) masih terbilang baru, namun sudah semakin banyak perusahaan E-commerce yang sukses mengembangkan bisnisnya menggunakan sistem ini. Banyak perusahaan yang menyadari bahwa seiring perkembangan teknologi, pelanggan lebih menyukai untuk melakukan transaksi melalui perangkat selulernya. Oleh karena itulah, banyak perusahaan menerapkan teknologi ini agar pelanggan dapat merasakan pengalaman berbelanja yang mudah dan menyenangkan dari perangkat smartphonenya. 

Salah satu perusahaan E-commerce bernama Flipkart Lite, terbukti mampu meningkatkan konversi sebesar 70% setelah mengembangkan sistem PWA. LOGIQUE sendiri juga pernah mengembangkan PWA E-commerce bernama Klikhoreca. Dengan sistem ini, Klikhoreca berhasil mendapat lebih banyak pelanggan di websitenya.

Sejak pertama kali diperkenalkan oleh Google di tahun 2015, teknologi Progressive Web Application sudah mulai banyak digunakan. Teknologi PWA dapat menggabungkan kemampuan situs web dan aplikasi mobile sehingga mampu memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi pelanggan. Tidak heran jika dengan mengaplikasikan teknologi ini, sebuah website dapat menghasilkan konversi yang jauh lebih tinggi.

Apa itu Progressive Web Application?

Secara garis besar, Progressive Web Application adalah situs website yang dikembangkan menggunakan teknologi modern sehingga website mampu memberikan feel seperti aplikasi seluler pada umumnya. Beberapa teknologi modern yang dipergunakan adalah arsitektur app shell, service workers, dan berbagai fitur web modern lainnya.

Meskipun sistem ini berjalan melalui web browser, namun PWA dapat memberikan push notification, dapat Anda tambahkan / install ke layar home screen smartphone, serta bekerja dengan cepat dan aman. Selain itu, kelebihan lain yang diunggulkan oleh PWA adalah kemampuannya untuk bisa diakses menggunakan koneksi internet yang buruk bahkan offline sekalipun. Hal ini tentu dapat menjadi solusi untuk toko online Anda jika target konsumen berada di wilayah dengan koneksi yang buruk.

Contoh E-Commerce dengan Sistem PWA

Sudah banyak perusahaan E-commerce di berbagai belahan dunia yang mendapat banyak keuntungan dengan sistem PWA ini. Beberapa diantaranya adalah :

  1. Flipkart Lite

Flipkart Lite adalah salah satu E-commerce yang berada di India. Perusahaan ini memperoleh banyak keuntungan ketika mengaplikasikan teknologi PWA.

Amar Nagaram, selaku Engineering Director mengungkapnya, “Kami tahu bahwa setiap orang perlu membangun mobile-first experiences. Dengan Flipkart Lite, kami telah mengembangkan aplikasi web yang powerfull, serta aplikasi web canggih yang bekerja sebaik aplikasi native kami”. (Sumber: developers.google.com)

Beberapa pencapaian Flipkart Lite dengan PWA :

  • Re-engagement 40 % lebih tinggi
  • Pelanggan menghabiskan waktu 3 kali lebih lama di website PWA
  • Penggunaan data 3 kali lebih rendah
  • Tingkat konversi 70 % lebih besar dari sebelumnya

2. Klikhoreca

Klikhoreca adalah E-commerce yang dikelola oleh PT Sinar Horeca Sukses untuk menjual bahan-bahan makanan di Indonesia. Perusahaan ini sebenarnya sudah berjalan secara offline, namun karena ingin menjangkau lebih banyak pelanggan, maka sistem PWA ini dikembangkan.

Klikhoreca dibangun oleh developer LOGIQUE dengan berbagai fitur seperti aplikasi native pada umumnya. Melalui website ini, pelanggan dapat mencari produk yang diinginkan, melihat review pelanggan, memasukkan item ke keranjang belanja, melakukan pembayaran, serta melacak pesanan.

Dengan sistem PWA, Klikhoreca memperoleh kunjungan dan konversi yang lebih tinggi karena pengalaman berbelanja yang mudah dan menyenangkan.

3. Jumia

Contoh E-commerce PWA yang selanjutnya adalah Jumia. Jumia merupakan situs web e-commerce terkemuka di Afrika.

Sebelum mengaplikasikan teknologi PWA, Jumia memiliki masalah dimana pembeli sering meninggalkan keranjang belanja dan tidak menyelesaikan proses pembelian. Untuk mengatasi hal tersebut Jumia mengirim email untuk mengingatkan pelanggan. Sayangnya, tidak semua pelanggan rutin membuka email, sehingga pesan pengingat tidak terbaca oleh pelanggan.

Jumia akhirnya menggunakan teknologi Progressive Web App dimana sistem dapat mengirimkan push notification ke smartphone pelanggan. Hasilnya, pelanggan 9 kali lebih sering menyelesaikan proses pembeliannya di situs web Jumia.

4. George

George merupakan toko online yang menjual pakaian di websitenya. Sistem PWA yang mereka gunakan dapat meningkatkan pengalaman seluler para penggunanya. Perusahaan ini melihat adanya peningkatan konversi melalui perangkat mobile sebesar 31%.

Selain itu, George juga memperoleh beberapa keuntungan yang lain yaitu :

  • Bounce rate 2 kali lebih rendah
  • Rata-rate page load time 3.8 kali lebih cepat
  • Sebesar 28% pelanggan menghabiskan waktu yang lebih lama untuk setiap kunjungan dari halaman home screen website

5. Lancôme 

Lancôme, perusahaan kosmetik dan parfum dari Prancis juga merasakan berbagai keuntungan dari pengembagan Progressive Web Application. Perusahaan ini ingin memanfaatkan teknologi PWA yaitu service worker yang dapat memberikan kinerja yang baik pada jaringan yang tidak stabil serta memungkinkan website mengirim push notification untuk  meningkatkan engagement dengan pelanggan.

Dengan PWA, Lancôme melihat penurunan bounce rate sebesar 15 %, peningkatan mobile sessions yaitu lebih dari 50 %, serta menghasilkan konversi yang lebih tinggi sebesar 17 %.

Selain kelima e-commerce di atas, PWA juga banyak digunakan oleh marketplace besar seperti Alibaba, AliExpress, atau OLX. 

Dari beberapa contoh sukses di atas, teknologi Progressive Web Application bisa menjadi solusi terbaik untuk bisnis E-commerce Anda. Namun jika saat ini Anda masih ragu untuk mengembangkannya, beberapa alasan berikut mungkin dapat menjadi bahan pertimbangan untuk Anda.

Baca Juga: Strategi Penjualan Online untuk Meningkatkan Keuntungan Bisnis

5 Keuntungan Progressive Web Application untuk Bisnis Anda

1. Biaya pengembangan PWA jauh lebih rendah dari aplikasi native

Jika dibandingkan dengan pembuatan aplikasi seluler, pengembangan sistem PWA dapat jauh menghemat pengeluaran Anda. Alasannya, Anda tidak perlu membuat aplikasi untuk beberapa platform karena satu Progressive Web Application support untuk multiple OS terutama untuk Android. Berbeda dengan aplikasi native yang membutuhkan pengembangan secara terpisah yaitu untuk platform Android dan iOS sehingga membutuhkan lebih banyak biaya.

2. Meningkatkan User Experience

Tanpa harus mengeluarkan biaya untuk pengembangan aplikasi native, Anda dapat meningkatkan user experience dengan sistem PWA. Meskipun di dalamnya terdapat banyak fitur, Progressive Web Application sangat ringan digunakan bahkan dapat beroperasi pada jaringan yang buruk sekalipun. 

3. Meningkatkan engagement dengan pelanggan

Mirip dengan aplikasi native, PWA menawarkan kemampuan untuk mengirim push notification ke perangkat seluler. Fitur ini dapat Anda gunakan untuk mengirim pesan pemasaran, info promo, atau informasi lain yang berkaitan dengan layanan Anda. 

Sebelum ada teknologi PWA, banyak perusahaan yang berusaha menjangkau kembali pelanggannya menggunakan email. Namun perlu Anda ketahui bahwa sekitar 96% pengguna internet menjelajahi situs web secara anonim. Mereka tidak meninggalkan alamat email atau memberikan informasi kontak ketika menjelajahi website Anda. Hal inilah yang menjadi salah satu kesulitan bagi pemilik bisnis untuk menjangkau kembali pelanggannya. 

Jika Anda menggunakan PWA, sistem dapat mengirim push notification secara real time bahkan ketika pelanggan sedang tidak membuka website. Dengan cara inilah, PWA dapat menjangkau kembali pelanggannya sehingga engagement dapat menjadi semakin meningkat.

4. Anda dapat Mengoptimalkannya di Mesin Pencari Google

Ketika mencari suatu produk atau layanan, sebagian besar users akan mencari informasi terlebih dahulu melalui search engine Google. Karena PWA berjalan pada web browser, maka produk atau brand Anda dapat ditemukan di halaman hasil pencarian Google. Itulah sebabnya mengapa banyak bisnis berlomba-lomba agar websitenya dapat menduduki peringkat teratas di halaman mesin pencari ini.

Progressive Web Applicationn
Sumber: pixabay.com/@nikin

Perlu Anda ketahui, ketika menentukan peringkat, Google akan mempertimbangkan berbagai faktor, dan beberapa faktor tersebut sudah ada di dalam sistem PWA itu sendiri. Dengan menggunakan PWA yang dikelola dengan baik, maka kemungkinan web untuk berada di peringkat atas akan menjadi lebih besar.

Beberapa faktor yang mempengaruhi peringkat Google seperti :

  • Mobile friendly

Progressive Web Application adalah situs web yang mobile friendly. Pengguna dapat menggunakan fitur “add to home screen” dan web dapat diakses langsung dari perangkat Anda. Situs PWA juga responsive, sistem dapat berjalan dengan baik di perangkat apapun dengan berbagai ukuran layar.

  • Aman digunakan

Google menyarankan agar situs web selalu menggunakan server yang lebih aman yaitu HTTPS. PWA sendiri juga dibangun menggunakan HTTPS sehingga aman digunakan pelanggan.

  • Cepat

Untuk memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan PWA dibuat agar dapat berjalan dengan ringan dan cepat. 

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, PWA yang berjalan di sebuah web browser memungkinkan Anda untuk melakukan optimasi SEO baik itu off page, on page, atau technical SEO. Dengan demikian bisnis Anda akan lebih mudah ditemukan oleh target pelanggan Anda di Google. 

5. Konversi yang lebih tinggi

Sebagai pemilik bisnis e-commerce, tentu Anda ingin menghasilkan konversi yang jauh lebih tinggi dari website Anda. Hal tersebut dapat Anda capai dengan mengaplikasikan teknologi Progressive Web Application di dalamnya. 

Seperti yang sudah dijelaskan pada point-point sebelumnya, PWA dapat meningkatkan engagement, memiliki peluang besar untuk di temukan di search engine Google, serta menyediakan user experience yang baik bagi pelanggan. Beberapa keuntungan tersebut pada akhirnya akan mengarahkan kepada tingkat penjualan yang lebih baik.

Sudah banyak perusahaan besar yang mencapai konversi atau penjualan yang lebih tinggi dengan teknologi PWA ini seperti Lancôme, Jumia, George, dan masih banyak lagi.

Teknologi Apa yang Dibutuhkan PWA ?

Beberapa teknologi yang dibutuhkan untuk pembuatan PWA adalah :

  1. Https

PWA perlu dijalankan menggunakan protokol HTTPS untuk memastikan transmisi data yang aman.

  1. Web App Manifest

Web App Manifest adalah file JSON (JavaScript Object Notation) untuk mendeskripsikan informasi mengenai PWA seperti ikon, warna, font, landing page URL, dll. Teknologi ini dibutuhkan untuk memberitahu bagaimana browser harus berjalan ketika PWA diinstal pada desktop atau perangkat mobile pengguna.

  1. Service Workers

Service Workers adalah script yang berjalan pada background browser dan berfungsi untuk membuka fitur yang tidak membutuhkan halaman web atau interaksi pengguna. Berkat teknologi ini, fitur push notification dapat berjalan di PWA.

Baca Juga: 5 Tips Memilih Jasa Pembuatan Website Toko Online

Kapan Bisnis Perlu Mengembangkan E-commerce dengan PWA?

  • Ketika bisnis ingin meningkatkan user experience di perangkat seluler namun dengan efisiensi biaya.
  • Target pelanggan adalah pengguna Android.
  • Jumlah konversi terus mengalami penurunan.
  • Bisnis tidak memiliki banyak waktu untuk mengembangkan aplikasi E-commerce karena PWA dapat dikembangkan dalam waktu yang lebih singkat.

Jika beberapa kondisi di atas dialami oleh bisnis Anda, mungkin PWA dapat menjadi solusi yang tepat untuk mengatasinya. Meskipun tergolong teknologi baru, tidak menutup kemungkinan jika teknologi PWA akan dipergunakan secara massive di masa depan.

Hubungi LOGIQUE untuk informasi lebih lanjut mengenai pengembangan sistem PWA bisnis E-commerce yang Anda miliki. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts