5 Tanda Website Diretas oleh Hacker yang Perlu Anda Ketahui

tanda website diretas

Sebagai pemilik web, Anda perlu mengetahui tanda website diretas oleh hacker. Hal ini perlu dilakukan karena website saat ini memiliki peran penting untuk sebuah bisnis. Melalui website, sebuah perusahaan dapat menjangkau lebih banyak konsumen, menginformasikan produk dan layanannya, bahkan sebagai media untuk melakukan transaksi jual-beli.

Web perusahaan yang berhasil diretas akan membawa berbagai dampak buruk untuk bisnis Anda. Mulai dari kehilangan web traffic, kehilangan reputasi, kehilangan data sensitif, sampai pada akhirnya bisnis tidak akan lagi mendapat keuntungan dan mengalami kerugian besar. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui tanda website diretas agar masalah tersebut bisa segera diatas.

Di Indonesia sendiri masih banyak kasus website yang diretas oleh hacker. Bahkan beberapa bulan yang lalu diketahui dari bahwa terdapat seorang hacker yang berhasil meretas ribuan situs website  milik pemerintah maupun swasta. (Sumber: detik.com)

Hacker tersebut menyerang dengan menyebarkan malware tertentu kepada pemilik situs web untuk meminta sejumlah uang tebusan. Jika tidak dibayarkan, maka hacker tidak akan memberikan akses tersebut kembali.

Perlu Anda ketahui, hacker memiliki banyak metode untuk meretas website. Oleh karena itu penting bagi sebuah perusahaan untuk selalu memprioritaskan sistem cyber security yang ada pada websitenya. 

Baca Juga: 3 Jenis Serangan Siber yang Rentan Dialami oleh Website

tanda website diretas

Apa Tanda Website Diretas ?

Pada umumnya, website yang sudah diretas akan memiliki beberapa tanda yang dapat Anda lihat. Berikut beberapa diantaranya.

1. Muncul pesan peringatan di Google Chrome

Jika pengunjung web melihat pesan peringatan ketika membuka link website Anda, maka kemungkinan besar website Anda diretas oleh hacker. Pesan ini biasanya akan muncul jika website Anda masuk ke dalam daftar blacklist dari Google Safe Browsing. Google Safe Browsing sendiri merupakan tool yang disediakan oleh Google untuk membantu melindungi user dari web berbahaya dengan menampilkan pesan peringatan kepada user.

Pesan yang muncul akan berbeda-beda tergantung dari jenis serangan yang telah dilakukan hacker pada situs web Anda. Apakah itu serangan phishing, malware, atau yang lain. Beberapa bunyi pesan tersebut seperti :

  • The website ahead contains malware,
  • The site ahead contains harmful programs,
  • This site may be hacked,
  • This site may harm your computer,
  • dan lain-lain.

2. Pemberitahuan dari Google Search Console

Jika situs web Anda sudah terhubung dengan Google Search Console, maka Google akan mengirimkan pesan atau email yang akan memberi tahu bahwa situs web Anda sudah diretas. Biasanya pesan tersebut akan berisi detail URL yang dicurigai serta kemungkinan serangan yang telah terjadi di halaman web Anda. Di dalam pesan tersebut juga akan tersedia beberapa solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. 

3. Penyedia hosting akan menonaktifkan situs web Anda

Penyedia hosting situs web biasanya akan secara teratur memindai server mereka untuk mencari kode berbahaya. Jika mereka menemukan aktivitas mencurigakan, maka penyedia hosting akan segera menonaktifkan situs web yang diretas untuk memastikan bahwa infeksi tidak menyebar ke situs web lain di server itu.

Penyedia hosting menonaktifkan sebuah web karena beberapa alasan seperti adanya kode berbahaya di dalam server, domain situs masuk ke dalam blacklist Google, email phising dari server yang Anda gunakan, dan lain-lain.

4. Website bekerja sangat lambat

Tanda website diretas yang selanjutnya adalah speed website yang menjadi sangat lambat. Meskipun demikian, perlu Anda ketahui bahwa tidak sebuah website yang bekerja dengan lambat diakibatkan oleh serangan hacker.

Salah satu serangan hacker yang akan membuat website menjadi lambat dan pada akhirnya membuat website tidak dapat diakses adalah serangan DDoS. Serangan ini dijalankan dengan cara membanjiri lalu lintas server, jaringan, atau sistem untuk mengganggu lalu lintas normal. Akibatnya, lalu lintas menjadi overload sehingga website menjadi tidak dapat diakses kembali. 

5. Muncul konten asing

Website diretas karena sistem keamanan yang buruk atau adanya celah keamanan yang dapat disusupi malware oleh hacker. Jika hal tersebut terjadi, maka website akan memperoleh dampak buruk seperti adanya konten asing atau perubahan tampilan web tanpa sepengetahuan tim developer.

Salah satu metode yang sering digunakan hacker untuk menyerang sebuah website adalah website defacement. Serangan ini bertujuan untuk memodifikasi website seperti menambah, mengubah, atau menghapus konten website. Hal ini dilakukan agar pengunjung web terganggu dan keluar dari website tersebut. Oleh karena itu, konten asing atau link mencurigakan di halaman web juga bisa menjadi tanda website diretas oleh hacker.

Baca Juga: Apa yang Harus Dilakukan Ketika Website Diretas ?

Tips Melindungi Website dari Serangan Hacker

Agar website Anda tidak mudah diretas, maka terdapat langkah-langkah yang bisa Anda lakukan, yaitu:

  1. Menggunakan HTTPS sebagai pilihan protokol yang lebih aman.
  2. Lakukan backup data secara rutin. Hal ini perlu juga dilakukan untuk meminimalisir dampak dari serangan hacker.
  3. Menggunakan platform atau software terbaru, baik itu CMS, plugins, atau script yang digunakan.
  4. Rutin melakukan penetration testing. Penetration testing adalah pengujian sistem yang dilakukan oleh ethical hacker untuk mengetahui apakah website Anda memiliki kerentanan yang mudah disusupi peretas.  

Baca Juga: 3 Jenis Serangan Siber yang Rentan Dialami oleh Website

Layanan Logique Digital Indonesia

Untuk melindungi bisnis Anda dari serangan hacker, LOGIQUE menawarkan jasa IT security untuk Anda. Kami akan melakukan penetration testing untuk memeriksa apakah sistem website Anda mempunyai celah yang dapat diretas. Langkah ini perlu dilakukan melihat pentingnya sebuah bisnis untuk melindungi data perusahaan dan data pelanggan yang tersimpan di halaman website Anda

Jika Anda ingin tahu lebih lanjut mengenai layanan ini, silakan kunjungi Jasa Pentest Logique atau hubungi kami. Logique akan selalu siap untuk membantu Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Sumber: pixabay.com/@Free-Photos
Sumber: pixabay.com https://pixabay.com/id/photos/keamanan-cyber-keamanan-internet-2851201/
Sumber: pixabay.com/@JESHOOTS-com
Sumber: unsplash.com/@uxstore

Figma VS Adobe XD. Mana yang Harus Anda Gunakan ?