7 Tools Terbaik untuk Membuat Desain Aplikasi Seluler

Desain Aplikasi Seluler

Ketika membuat desain aplikasi seluler, para desainer membutuhkan beberapa tools untuk memudahkan tugas mereka. Menggunakan tools yang tepat juga akan membantu mereka untuk menghasilkan desain aplikasi yang baik di mata user.

Perlu Anda ketahui, ketika user mencoba untuk mengoperasikan sebuah aplikasi mobile, hal pertama yang mereka lihat adalah tampilan desainnya. Setelah itu, mereka akan menilai apakah aplikasi Anda memiliki fitur yang mudah digunakan serta mampu memenuhi kebutuhan yang mereka cari di aplikasi yang Anda desain. Jadi, penting bagi desainer untuk menghasilkan desain yang menarik serta mudah dioperasikan oleh user.

Sampai saat ini, sudah banyak tools atau software yang dapat digunakan ketika membuat desain aplikasi seluler. Jika Anda adalah seorang desainer aplikasi, berikut beberapa rekomendasi tools yang bisa Anda gunakan.

Tools untuk Membuat Desain Aplikasi Seluler

1. Sketch

Sketch adalah alat desain UI/UX untuk mengembangkan aplikasi mobile yang modern. Tool ini memiliki fitur yang memungkinkan seorang desainer untuk berkolaborasi dengan desainer lain untuk menyelesaikan sebuah proyek. 

Secara tampilan, Sketch terlihat mirip dengan software desain Photoshop. Namun Sketch memiliki lebih banyak alat desain grafis di dalamnya. 

Fitur-fitur yang disediakan juga akan membantu Anda untuk menghasilkan desain yang terlihat profesional. Beberapa diantaranya seperti vector editing, zoom in ke tingkat pixel, export yang mudah, komponen yang dapat digunakan kembali, shared libraries, dan masih banyak lagi.

Alat ini populer di kalangan desainer karena performanya yang sangat baik. Ketika menggunakan tool ini, penggunakan dapat merasakan 3 fungsionalitas dari beberapa aplikasi desain terbaik, yaitu :

  • Memiliki logo vektor seperti Illustrator
  • Mempunyai desain visual yang terlihat mirip dengan Photoshop
  • Wireframing yang hampir sama dengan Omnigraffle 

Aplikasi ini berbayar, namun mereka menyediakan free trial selama 30 hari.

2. Adobe Experience Design (XD)

Adobe Experience Design atau Adobe XD merupakan salah satu pesaing Sketch. Alat ini juga memiliki berbagai fitur yang bisa digunakan untuk membuat wireframe, prototype, dan lain-lain.

Ketika menggunakan Adobe XD, Anda dapat membuat prototype interaktif tanpa harus terhubung dengan plugin pihak ketiga. Meskipun demikian, komponen interaktif yang bisa ditambahkan belum selengkap InVision.

Baca Juga: Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Membuat Desain Dark Mode

3. InVision

Ketika menggunakan InVision, Anda dapat membuat desain aplikasi seluler yang dilengkapi dengan berbagai komponen interaktif di dalamnya. Para desainer dapat menggunakannya untuk menambahkan animasi, transisi, gerakan, dan komponen interaktif lainnya ke dalam desain. Dengan demikian, desainer tidak hanya dapat melihat tampilan visual saja namun juga dapat melihat desain wireframe yang terlihat lebih nyata. 

Selain itu, desain yang mereka buat dari aplikasi atau platform lain juga bisa Anda unggah ke dalam InVision. Alat ini juga menjadi salah satu prototyping tools favorite para desainer karena dapat bekerja dengan cepat.

4. Fluid UI

desain aplikasi seluler
Sumber: www.fluidui.com

Fluid UI juga bisa menjadi tool yang Anda andalkan untuk membuat desain aplikasi seluler karena fungsionalitasnya yang lengkap. Banyak desainer yang menganggap Fluid UI sebagai one platform solution. Dengan Fluid UI, desainer dapat memenuhi kebutuhan untuk pembuatan desain, kolaborasi, serta memudahkan komunikasi dalam tim.

Fluid UI memiliki fitur kolaborasi sehingga Anda bisa membuat desain dan mengubahnya secara real time bersama tim. Anda juga bisa membuat prototype dan menampilkan desain Anda kepada client untuk memperoleh feedback dengan cepat. 

5. Proto.io

Proto.io merupakan tool berbasis web untuk membuat desain aplikasi seluler yang interaktif serta berkualitas tinggi. Dengan Proto.io Anda juga bisa membuat transisi layar serta menentukan touch event untuk setiap elemen sehingga desain dapat terlihat real. Meskipun demikian, desain yang Anda buat tetap bisa dicetak untuk dipresentasikan secara tradisional.

6. Figma

Figma saat ini juga menjadi tool populer dikalangan desainer. Alat ini memiliki banyak fungsionalitas yang dapat memudahkan tugas app desainer. 

Figma memiliki fitur kolaborasi di dalamnya. Semua stakeholders dapat memberikan komentar atau feedback di dalamnya sehingga desainer dapat merancang tampilan sesuai dengan desain yang diinginkan. Fitur ini tersedia untuk mode desain atau prototype.

Figma dapat digunakan melalui web browser sehingga Anda tidak perlu melakukan instalasi. Untuk berbagi desain, Anda cukup membagikan link web, dan desain akan terbuka di browser rekan atau tim Anda. 

Tool ini menyediakan desain yang customizable. Desain yang Anda buat dapat disesuaikan dengan style, komponen, warna, ukuran yang Anda inginkan. Setiap desain juga berisi component library sehingga UX designer dan pengembangan front end dapat dengan mudah mengakses daan mengunduh elemen desain di dalamnya.  

7. Marvel

desain aplikasi seluler
Sumber: marvelapp.com

Marvel adalah platform berbasis cloud untuk membuat desain dan prototype serta media untuk berkolaborasi dengan tim desain. Selain itu, Marvel juga memungkinkan penggunanya untuk menyinkronkan desain dari platform lain seperti Sketch dengan mudah. Marvel memiliki beragam fitur mulai dari customizable templates, content library, drag & drop interface, dan masih banyak lagi.

Baca Juga: 7 Website Penyedia Ikon Vektor Gratis untuk Desain Web dan Aplikasi

Layanan Logique Digital Indonesia

Logique Digital Indonesia menyediakan layanan web design dan web development untuk Anda. Semua design web dan aplikasi yang kami rancang memiliki fungsionalitas yang baik serta mudah untuk digunakan.

Jika Anda ingin mengembangkan aplikasi Android , iOS, atau pun Hybrid, Anda dapat mempercayakannya kepada Logique. Silakan klik Jasa Pembuatan Aplikasi Logique dan hubungi kami untuk informasi lebih lanjut. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Sumber: pixabay.com/@Free-Photos
Sumber: pixabay.com/@PhotoMIX-Company
Sumber: pixabay.com/@Suomy
Sumber: pixabay.com/@JESHOOTS-com