Mengenal Apa Itu WAP (Wireless Application Protocol) ? 

apa itu wap

Apa itu WAP atau Wireless Application Protocol? Teknologi ini sebenarnya sudah sangat populer dan sudah digunakan oleh banyak orang. Meskipun demikian, masih sedikit yang memahami apa itu WAP.

Seiring dengan kemajuan teknologi serta perkembangan jaringan internet, banyak orang yang menggunakan internet untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka mengakses internet untuk berbelanja, belajar, berkomunikasi, atau bekerja. Oleh karena itu, sekarang sangat sulit jika harus terlepas dari jaringan internet.

Berdasarkan data yang diperoleh dari datareportal.com, diketahui bahwa masyarakat Indonesia lebih suka mengakses internet melalui perangkat mobile, yaitu sekitar 338,2 juta pengguna (Januari 2020). Koneksi yang terhubung di perangkat mobile memang dinilai lebih praktis. Mereka dapat membuka website ataupun aplikasi dimana saja dan kapan saja mereka mau.

Saat ini, teknologi sudah semakin maju sehingga koneksi internet dapat diakses melalui perangkat smartphone tanpa harus terhubung dengan jaringan nirkabel. Sebelumnya orang-orang membutuhkan teknologi WAP agar bisa mengakses website atau internet dari perangkat nirkabel mereka. Berikut kami sediakan penjelasan lebih lengkap mengenai apa itu WAP.

Apa Itu WAP (Wireless Application Protocol) ?

WAP (Wireless Application Protocol) adalah standar atau protokol lama yang digunakan untuk pengiriman dan penyajian informasi nirkabel ke telepon seluler atau perangkat nirkabel lainnya. WAP akan membawa informasi secara online melalui jaringan internet menuju ponsel atau client WAP yang lain. Dengan adanya WAP, berbagai informasi dapat diakses dengan mudah tanpa harus terhubung dengan jaringan kabel. 

WAP Forum merilis versi pertama WAP pada tahun 1998. Sejak itu, WAP telah digunakan secara luas oleh produsen telepon nirkabel, operator nirkabel, dan pengembang aplikasi di seluruh dunia. 

Untuk mengakses WAP terdapat 3 bagian utama yang dibutuhkan, yaitu :

  • Perangkat wireless yang mendukung sistem WAP
  • WAP Gateway yang bekerja sebagai perantara. WAP Gateway ini akan mengidentifikasi perangkat yang terhubung ke Internet dan dapat memformat konten yang dikirim ke perangkat agar sesuai dengan ukuran layar yang digunakan. 
  • Server sebagai sumber dokumen. Dokumen yang berada di dalam website dapat berbentuk HTML atau pun WML. Untuk HTML, nantinya akan diterjemahkan terlebih dahulu oleh gateway agar dapat menyesuaikan dengan perangkat WAP. 

Baca Juga: Sistem Informasi Manajemen : Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

apa itu wap

Bagaimana Cara Kerja WAP (Wireless Application Protocol) ?

Setelah mengetahui apa itu WAP, lalu bagaimana cara kerja teknologi tersebut. Berikut adalah proses yang terjadi ketika  pengguna mengakses situs web menggunakan perangkat yang mendukung WAP:

  • Pengguna akan menghidupkan perangkat wireless seperti ponsel dan membuka browser WAP mini.
  • Perangkat akan mengirimkan radio signal untuk mencari service dari provider.
  • Koneksi tersambung dengan layanan provider.
  • Pengguna memilih situs Web yang ingin dikunjungi atau dilihat.
  • Perangkat akan mengirimkan permintaan ini ke server gateway menggunakan protokol WAP.
  • Selanjutnya, gateway bertanggung jawab untuk menerjemahkan permintaan WAP ke permintaan HTTP biasa.
  • Server gateway kemudian akan membuat kode data HTTP sebagai WML.
  • Data berkode WML dikirim kembali ke perangkat Anda.
  • Anda dapat melihat situs web dengan versi nirkabel dari halaman web yang Anda pilih.

Antara gateway dan klien terdapat beberapa task yang diimplementasikan serta menjadi bagian dari WAP protocol stack. WAP protocol stack terdiri dari beberapa lapisan yaitu :

  • WAE (Wireless Application Environment)

WAE menyediakan alat yang digunakan oleh pengembang konten internet nirkabel. Di dalamnya terdapat WMLScript yang menjadi bahasa scripting yang digunakan di WAP.

  • WSP (Wireless Session Protocol)

WSP ini bertugas untuk memeriksa format data, konversi data, serta pengkodean yang ditransmisikan.

  • WTP (Wireless Transaction Protocol)

Layer WTP akan melakukan pengecekan apakah data berhasil dikirim atau belum. Jika data tidak terkirim, maka akan dilakukan pengiriman kembali.

  • WTLS (Wireless Transport Layer Security)

WTLS merupakan layer keamanan atau layer security. Disini akan dilakukan proses enkripsi daya untuk pengiriman data sensitif. WTLS memiliki fungsi yang hampir sama dengan  TLS (Transport Layer Security) di TCP / IP.

  • WDP (Wireless Datagram Protocol)

Wireless Datagram Protocol atau WDP merupakan layer transport. Layer ini akan mengontrol transmisi data apakah menggunakan mekanisme UDP yang bersifat connectionless atau mobile IP yang bersifat connection-oriented.

  • Network Carriers

Dapat berupa teknologi apapun yang dapat digunakan oleh jaringan wireless. Network Carriers digunakan untuk mengirimkan informasi yang disediakan pada layer WDP.

Sekitar tahun 2013, penggunaan WAP sudah mulai menghilang. Sebagian besar browser ponsel internet modern saat ini sudah mendukung HTML , CSS, dan sebagian besar JavaScript sehingga tidak perlu menggunakan WAP markup.

Baca Juga: 5 Bahasa Pemrograman Terbaik untuk Server Side Programming

Layanan Logique Digital Indonesia

Logique Digital Indonesia menyediakan jasa pembuatan website untuk Anda. Kami mengembangkan sistem website dengan kualitas terbaik, teknologi terbaru, serta memiliki tingkat keamanan yang tinggi. 

Logique juga menyediakan jasa pembuatan web multi bahasa untuk menjangkau target audiens yang lebih luas. Silakan hubungi kami atau klik Layanan Logique untuk mendapat informasi lebih lanjut mengenai layanan kami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Sumber: pixabay.com/@Free-Photos
Sumber: pixabay.com/@JESHOOTS-com
Sumber: unsplash.com/@uxstore

Figma VS Adobe XD. Mana yang Harus Anda Gunakan ?

Sumber: pixabay.com/@diggitymarketing