Keyloggers Hacking: Pengertian, Cara Kerja, dan Tips Menghindarinya

Peretas mempunyai banyak metode untuk bisa mengakses data-data penting pada sistem Anda, salah satunya adalah dengan menggunakan metode keyloggers hacking.

Metode ini sebenarnya sudah ada sejak pertengahan tahun 1970an. Pada waktu itu mata-mata Soviet mengembangkan perangkat keylogger untuk memantau mesin tik listrik IBM yang digunakan di kedutaan besar di Moskow. Dengan perangkat tersebut, mereka merekam apa saja yang diketik kemudian mengirimkan informasi tersebut ke intelijen Soviet melalui sinyal radio.

Saat ini keyloggers hacking dilakukan dengan software yang lebih canggih. Peretas menggunakannya untuk mengakses info dan data penting dari para korban yang ditargetkan. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai jenis serangan ini, berikut penjelasannya untuk Anda.

Apa itu Keyloggers Hacking ?

Keyloggers hacking adalah serangan yang dilakukan dengan cara memantau atau merekam secara diam-diam setiap keystroke yang diketik pada keyboard komputer. Keyloggers (keystroke logger) merupakan salah satu spyware berbahaya. Serangan tersebut dapat digunakan oleh para peretas untuk merekam tombol apa saja yang ditekan oleh user, mengetahui riwayat pencarian, melihat isi chat, secara berkala melakukan screen capture pada layar komputer Anda, dan lain-lain. Serangan ini tentu bisa menjadi ancaman yang serius untuk perusahaan karena peretas dapat mengakses informasi sensitif di perangkat komputer Anda.

Perlu Anda ketahui, keylogger juga digunakan secara legal. Sudah banyak perusahaan yang mengembangkan software dengan fungsi ini untuk memantau aktivitas komputer karyawan. Beberapa orang tua juga memanfaatkan keylogger untuk mengawasi penggunaan internet pada anak-anak mere.

Meskipun memiliki sisi yang berguna, namun bagi peretas teknologi tersebut dimanfaatkan untuk hal buruk. Mereka menggunakannya untuk mencuri informasi pribadi, kredensial login, mengakses data rahasia perusahaan, dan lain-lain. Informasi yang diperoleh dari keyloggers hacking ini kemudian akan mereka jual di dark website atau digunakan untuk melakukan serangan lain yang lebih besar.

Terdapat dua jenis keyloggers, yaitu software keyloggers dan hardware keyloggers. Keyloggers hacking dalam bentuk hardware jarang digunakan karena teknik tersebut memerlukan akses fisik ke perangkat korban untuk memanipulasi keyboard. Berbeda dengan keyloggers software yang lebih mudah diinstal pada perangkat korban.

keyloggers hacking

Bagaimana keyloggers dapat terinstal di PC Anda?

Keylogger hacking dilakukan oleh peretas dengan menginstal software pada perangkat korban. Pemasangan perangkat keylogger dilakukan dengan beberapa cara, seperti :

  • Keylogger terinstal ketika user mengklik link berbahaya atau lampiran berbahaya yang dikirim peretas melalui email phishing.
  • Terinstal melalui skrip halaman web. Peretas akan mengeksploitasi kerentanan yang ada pada suatu website, kemudian keylogger kemudian akan diluncurkan secara otomatis saat pengguna mengunjungi situs web yang sudah terinfeksi.

Cara Kerja Keyloggers

Keylogger mengumpulkan informasi dan mengirimkannya kembali ke pihak ketiga. Dalam kasus keylogger hacking, informasi yang didapat akan dikirim kepada pihak peretas. Perangkat lunak tersebut memanfaatkan algoritma yang dapat memantau ketukan keyboard melalui teknik pengenalan pola atau yang lain.

Jumlah informasi yang diperoleh sangat beragam. Keyloggers hacking dasar dapat mengumpulkan  informasi yang diketik oleh user pada suatu situs web atau aplikasi. Sedangkan keyloggers yang lebih canggih dapat merekam semua yang Anda ketik, termasuk informasi yang Anda copy paste di dalamnya. Data yang diperoleh tersebut dikirim kembali ke peretas melalui beberapa cara seperti melalui email, web tertentu, database, atau server FTP yang telah ditentukan sebelumnya.

Baca Juga: Pengertian Spyware dan 4 Contoh Jenis Serangannya

Tips Menghindari Keyloggers Hacking

  1. Menerapkan autentikasi dua faktor untuk semua akun yang Anda miliki. Autentikasi dua faktor akan memberikan perlindungan ganda pada akun Anda. Ketika Anda mengaktifkan autentikasi dua faktor, sistem akan mengirimkan satu kode untuk masuk ke dalam sistem. Kode tersebut hanya bisa digunakan satu kali sehingga peretas tidak dapat menggunakannya kembali.
  2. Lakukan update pada sistem operasi, aplikasi, dan browser web yang Anda gunakan. Software terbaru pada umumnya sudah memiliki patch keamanan terbaru sehingga tidak rentan terkena serangan cyber.
  3. Gunakan password yang kuat berupa kombinasi dari huruf besar, huruf kecil, angka dan simbol. Selain itu, password juga sebaiknya memiliki karakter yang panjang. Perlu Anda perhatikan juga untuk tidak menggunakan password yang sama untuk semua akun pribadi Anda.
  4. Gunakan anti keylogger software atau anti spyware programs. Sistem ini akan membantu Anda untuk mendeteksi dan menghapus keylogger hacking berbentuk software di dalam komputer Anda. 
  5. Berhati-hati terhadap link berbahaya. Jangan membuka link yang mencurigakan atau mengunduh file dari link yang berasal dari sumber yang tidak terpercaya.

Baca Juga: 5 Serangan Malware Paling Berbahaya di Tahun 2020

Layanan Logique Digital Indonesia

Jika Anda ingin meningkatkan sistem keamanan pada website atau aplikasi perusahaan yang Anda kembangkan, Anda dapat menggunakan jasa IT security dari Logique. Kami memiliki tim IT bersertifikat yang dapat melakukan sejumlah pengujian untuk melihat seberapa kuat aplikasi atau web sistem perusahaan Anda. 

Cyber crime sudah semakin canggih, tentu Anda tidak ingin jika perusahaan Anda tidak memiliki sistem yang aman. Silakan hubungi kami segera atau klik jasa penetration testing Indonesia untuk mengetahui informasi lebih lanjut. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts