Microsoft Akan Segera Hentikan Internet Explorer di Tahun 2021

Siapa yang tidak mengenal Internet Explorer (IE)? Internet explorer merupakan web browser yang sudah digunakan secara luas sejak tahun 1999. Web browser atau sering dikenal dengan istilah browser adalah program perangkat lunak yang digunakan untuk mengakses informasi di World Wide Web (www). 

Anda ketahui, sekitar tahun 2003 IE pernah menjadi browser utama di banyak laptop dan menguasai pangsa pasar sebesar 95 %. Meskipun demikian, Microsoft pada akhirnya mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan Internet Explorer dan Microsoft Edge versi lama di tahun 2021.

Hal tersebut dilakukan oleh Microsoft karena sejak lima tahun yang lalu sudah semakin banyak pengguna internet yang meninggalkan layanan Internet Explorer. Saat ini mayoritas pengguna internet memang menggunakan web browser lain yaitu Google Chrome. Browser lain yang juga banyak digunakan oleh pengguna internet adalah Opera, Firefox, dan lain-lain. 

Semenjak hadirnya web browser lain, internet Explorer mulai kehilangan pangsa pasar dan pada akhirnya Microsoft menghentikan IE tahun depan. Dengan dihentikannya dukungan terhadap IE, maka Microsoft juga tidak lagi akan memberikan pembaruan keamanan pada sistem tersebut. Tambalan dan pembaruan sistem keamanan juga tidak akan lagi dilakukan sehingga PC Anda akan menjadi lebih rentan terhadap virus atau pun malware. Oleh karena itu, jika Anda merupakan pengguna Internet Explorer maka sebaiknya Anda tidak mengakses data penting melalui web browser ini setelah tidak mendapat dukungan lagi.

Sejarah Perkembangan Internet Explorer

Internet Explorer (IE) pertama kali dirilis pada tahun 1995 dan menjadi web browser utama yang banyak digunakan oleh pengguna internet. Saat membangun IE , Microsoft menghabiskan dana sekitar 100 juta dolar per tahun di tahun 1990an. Dalam proses pengembangannya, Microsoft dibantu oleh 1000 orang yang bekerja di dalamnya.

Pada tahun 2003, Internet Explorer pernah menjadi browser yang paling banyak digunakan. Web browser ini memenangkan persaingan browser pertama dengan Netscape yang menjadi browser paling dominan di tahun 1990-an. Pada saat itu Internet Explorer dapat menguasai pangsa pasar sekitar 95 %. Namun sayangnya pangsa pengguna dari IE mengalami penurunan sejak adanya Firefox pada tahun 2004 dan Google Chrome di tahun 2008. Penurunan tersebut juga terjadi karena semakin populernya sistem operasi Android dan iOS yang tidak mendukung untuk sistem IE.

internet explorer
internet explorer

Melihat meningkatnya persaingan antar web browser, IE melakukan penambahan fitur pada masing-masing versi. Sejak dirilis sampai tahun 2013, IE telah melakukan update sistem dan Internet Explorer 11 menjadi versi terakhirnya.

Pada tahun 2015, Microsoft meluncurkan web browser baru yaitu Microsoft Edge. Microsoft mengumumkan bahwa Microsoft Edge akan menggantikan Internet Explorer sebagai browser default pada perangkat Windows 10 miliknya. Web browser ini didesain dengan tampilan yang lebih fresh dan sudah terintegrasi dengan Cortana. Meskipun pada akhirnya Microsoft Edge versi lama ini juga akan berhenti beroperasi, Microsoft akan tetap mengembangkan Microsoft Edge terbaru agar bisa bersaing dengan web browser populer yang lain.

Baca Juga: Rekomendasi Browser Terbaik yang Nyaman Digunakan Untuk Browsing

Microsoft Menghentikan Internet Explorer pada Agustus 2021

Microsoft telah menginformasikan bahwa mulai tanggal 17 Agustus 2021, aplikasi dan layanan Microsoft 365 tidak akan lagi mendukung Internet Explorer 11. Mereka juga menginformasikan bahwa aplikasi web Microsoft Team tidak mendukung IE 11 mulai 30 November 2020. IE diketahui memang sempat menjadi web browser utama namun semakin lama IE kehilangan pangsa pasar ketika bersaing dengan peramban web lainnya seperti Chrome dari Google, atau Firefox. 

Oleh karena itu, sejak tanggal tersebut maka pelanggan akan mengalami penurunan layanan atau bahkan tidak bisa lagi terhubung dengan aplikasi dan layanan Microsoft 365 di IE 11. Meskipun demikian, Microsoft menjelaskan bahwa Internet Explorer 11 tidak akan menghilang. Mereka memahami bahwa masih banyak perusahaan yang memiliki aplikasi web yang hanya dapat bekerja pada browser tersebut, sehingga kemungkinan besar mereka tidak akan menghentikan sepenuhnya dalam waktu dekat.

Sebagai gantinya, Microsoft menyarankan kepada penggunanya untuk menggunakan Microsoft Edge versi baru. Mereka menginformasikan bahwa Microsoft Edge baru dapat memenuhi kompatibilitas pelanggannya. Microsoft Edge memiliki SmartScreen internal dan memiliki perlindungan phishing dan malware dengan peringkat tertinggi. Microsoft juga sudah menyiapkan teknisi yang siap membantu pelanggan jika mereka mengalami masalah pada sistem yang digunakan.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Forbes, Microsoft Edge versi baru ini memiliki popularitas yang cukup baik semenjak dirilis pada awal tahun 2020. Bahkawan web browser tersebut dapat bersaing dengan browser populer saat ini yaitu Google Chrome. Penghentian layanan IE dan Microsoft edge versi lama ini juga dianggap oleh sebagian orang sebagai salah satu langkah Microsoft untuk menggiring penggunanya agar segera beralih menggunakan web browser terbarunya yaitu Microsoft Edge terbaru. Microsoft juga telah menyediakan fitur untuk kompatibilitas Internet Explorer 11 di browser terbarunya tersebut.

Baca Juga: Browser Cookies Policy Semakin Ketat, Apa yang Harus Dilakukan ?

Layanan Logique Digital Indonesia

Logique Digital Indonesia merupakan konsultan IT berpengalaman di Indonesia. Kami memiliki beragam layanan untuk meningkatkan performa bisnis Anda melalui media digital seperti jasa pembuatan web dan aplikasi, IT security, digital marketing, serta jasa optimasi SEO. Silakan hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai layanan kami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts