Mengetahui Pengertian Subdomain, Fungsi, dan Cara Pembuatannya

pengertian subdomain

Apa pengertian subdomain? Jika Anda berencana membuat website dan belum mengetahui pengertian dari istilah tersebut maka artikel ini dapat membantu Anda.

Dalam proses pembuatan website, menentukan domain dan subdomain dapat memudahkan user ketika mengakses website Anda. Pada dasarnya domain adalah bentuk sederhana dari alamat IP. Tanpa nama domain maka user harus memasukkan IP address dengan rangkaian angka unik yang sulit untuk diingat. Adapun subdomain adalah ekstensi dari domain yang telah kita tentukan. Lalu apa sebenarnya fungsi dan pengertian subdomain itu? berikut penjelasannya untuk Anda.

pengertian subdomain
Sumber: www.amazeemetrics.com

Pengertian Subdomain

Subdomain adalah bagian dari domain yang muncul sebelum domain utama dan ekstensi domain. Sebagai contoh, blog.contohwebsite.com. Pada URL tersebut “blog” bekerja sebagai subdomain.

Agar Anda dapat lebih mudah dalam memahami pengertian subdomain, Anda dapat memperhatikan struktur URL berikut.

Pada contoh URL https://blog.contohwebsite.com/ terdapat beberapa bagian di dalamnya yaitu:

– Bagian pertama adalah https yang berfungsi sebagai protokol untuk mengatur komunikasi antara client dan server.

– Bagian kedua adalah domain atau URL untuk mengakses halaman web Anda. Di bagian ini terdapat beberapa jenis domain yaitu :

  1. Top Level Domain (TLD) : TLD juga dikenal sebagai ekstensi domain. Dalam contoh URL di atas “.com” berperan sebagai TLD.
  2. Second Level Domains (SLD) : SLD merupakan nama domain yang Anda daftarkan yaitu “contohweb”.
  3. Third Level Domain (3LD) : Third Level Domain  merupakan bagian dari nama domain atau alamat situs web yang muncul sebelum SLD. Bagian ini juga dikenal sebagai subdomain. Pada contoh URL di atas, maka “blog” adalah Third Level Domain atau subdomain website Anda.

Baca Juga: Tips Memilih Nama Domain yang Menarik Untuk Websitemu

Apakah Subdomain Berbeda dengan Subfolder?

Setelah Anda mengetahui apa pengertian subdomain, mungkin Anda akan memikirkan apa perbedaannya dengan subfolder. Subdomain dan subfolder memiliki struktur URL yang berbeda. Contoh struktur subdomain adalah blog.contohwebsite.com sedangkan subfolder adalah contohwebsite.com/blog.

Subfolder (subdirektori) memang mirip dengan subdomain karena sama-sama memungkinkan pengguna untuk membuat kategori di dalam website. Namun kedua komponen tersebut diatur dengan cara yang berbeda di dalam server. Subdomain merupakan bagian dari situs web yang beroperasi hampir sama seperti web independen dengan server yang berbeda. Tidak sama dengan subfolder yang ditempatkan di server yang sama.

Sebagai gambaran, bayangkan situs web Anda adalah sebuah lemari. Subdomain akan bekerja menjadi lemari yang berbeda sedangkan subdirektori menjadi folder di dalam lemari.

Apa Fungsi Subdomain?

Setelah mengetahui apa pengertian subdomain, Anda juga harus mengetahui apa fungsi subdomain. Secara garis besar, fungsi subdomain adalah untuk membagi satu situs website menjadi beberapa bagian. Dengan adanya subdomain, maka Anda dapat membuat halaman baru namun tetap masih menggunakan nama domain yang sama.

Perlu Anda ketahui, dalam satu alamat domain Anda dapat menambahkan banyak komponen subdomain. Hal tersebut tentu dapat menghemat biaya yang harus dikeluarkan untuk mengembangkan beberapa halaman website.

Banyak perusahaan yang memanfaatkan subdomain untuk menambahkan beberapa halaman lain di websitenya dengan berbagai tujuan, seperti :

  1. Membuat halaman karir

Website perusahaan dapat terlihat lebih profesional jika mereka menyediakan halaman karir yang terpisah. Di halaman tersebut perusahaan dapat menginformasikan info lowongan terbaru, info hasil test, atau informasi menjelaskan culture perusahaan tersebut.

  1. Menyediakan halaman blog

Dengan menggunakan subdomain, Anda memiliki banyak kebebasan untuk mendesain layout blog website Anda. Di halaman ini, Anda dapat menyediakan berbagai artikel menarik sesuai dengan bidang industri Anda. Blog juga dapat membantu meningkatkan jumlah web traffic untuk situs Anda.

  1. Membuat halaman untuk cabang perusahaan

Jika Anda memiliki cabang perusahaan di beberapa kota, subdomain ini juga bisa Anda gunakan untuk membuat halaman di masing-masing lokasi. Sebagai contoh, jakarta.rumahmakan.com atau jogja.rumahmakan.com. Dengan demikian maka user dapat mengunjungi halaman website sesuai dengan domisili konsumen.

  1. Untuk membuat website dengan versi bahasa lain.

Website yang tersedia dalam berbagai bahasa dapat menjangkau lebih banyak audiens. Anda dapat menambahkan web dengan versi bahasa lain menggunakan subdomain ini, sebagai contoh seperti en.website.com untuk web berbahasa Inggris.

  1. Membuat website versi mobile

Dengan menggunakan subdomain, Anda juga dapat menyediakan website versi mobile yang terpisah. Sebagai contoh seperti m.website.com.

Baca Juga: 5 Cara Untuk Memilih Hosting Terbaik

Cara Membuat Subdomain di Cpanel

Untuk membuat subdomain website, Anda dapat mengikuti beberapa langkah berikut ini:

1. Untuk membuat subdomain, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah login ke cPanel hosting Anda .

2. Setelah cPanel terbuka, Anda dapat memilih menu Subdomains atau Add Subdomains.

3. Di dalam menu Subdomains ini, Anda dapat membuat subdomain untuk website yang Anda inginkan. Terdapat beberapa data yang harus Anda isi, yaitu :

  • Subdomain: pada bagian ini, isi ekstensi subdomain yang Anda inginkan. Sebagai contoh, Anda akan membuat halaman blog di website Anda, maka cukup isi kolom subdomain tersebut dengan “blog”.
  • Domain : Pilih nama domain website yang ingin Anda buatkan subdomain.
  • Document Root : kolom ini akan otomatis terisi informasi dimana letak file document Anda.
  1. Setelah semua data yang dibutuhkan terisi, maka selanjutnya Anda dapat memilih tombol “Create” untuk membuat subdomain baru.

Layanan Logique Digital Indonesia

Logique Digital Indonesia menyediakan jasa pengembangan web dan pengembangan aplikasi seluler untuk Anda. Silakan klik Layanan Logique untuk mengetahui detail informasi mengenai seluruh layanan yang kami sediakan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Sumber: pixabay.com/@OpenClipart-Vectors

9 Kelebihan Linux yang Perlu Anda Ketahui

Sumber: pixabay.com/@TayebMEZAHDIA
Sumber: pixabay.com/@Free-Photos
Sumber: pixabay.com/@PhotoMIX-Company