4 Tipe Iklan Digital yang Perlu Diketahui

Iklan digital telah menjadi bagian kehidupan internet sehari-hari dan dari tahun ke tahun kini sudah berevolusi. Awalnya, iklan digital masih berbentuk sederhana sebagai gambar statis yang muncul pada bagian atas situs web.

Untuk Anda yang mungkin baru saja atau ingin terjun ke dunia marketing mungkin akan mengalami kebingungan dalam memahami contoh iklan digital yang tersedia. Anda juga harus menentukan jenis digital apa yang akan Anda gunakan untuk mengiklankan bisnis.

Membuat iklan dapat menjadi tantangan tersendiri tetapi bisa juga dengan sangat mudah menggunakan platform yang tepat. Berikut merupakan tipe – tipe beserta contoh iklan digital yang perlu Anda ketahui.

Baca Juga: 3 Tren Strategi Pemasaran Digital yang Banyak Digunakan di perusahaan

1. Search Engine Marketing

Search Engine Marketing atau disingkat sebagai SEM merupakan jenis pemasaran digital yang mencakup iklan PPC (Pay Per Click). Iklan ini memungkinkan Anda untuk membuat iklan khusus sendiri, metrik setelah iklan aktif berjalan dan menetapkan anggaran.

PPC memiliki dua jenis iklan yang yang dapat Anda jalankan di mesin pencari seperti Google, yaitu iklan pencarian dan iklan bergambar. Iklan pencarian akan muncul Ketika pengguna mengetik sebuah kata kunci pada mesin pencari.

Iklan ini sangat kuat Ketika muncul pada mesin pencari yang memungkinkan pelanggan potensial yang mencari kata kunci tersebut akan melihat iklan yang Anda pasang.

iklan_digital
Sumber: unsplash.com

2. Display Ads

Iklan ini biasanya muncul pada situs web lain. Pelanggan yang melihat iklan ini akan ditargetkan setelah mencari produk atau layanan, atau secara kebetulan masuk pada situs web yang berisi iklan tersebut.  Ketika menggunakan iklan ini, marketers akan memasarkan kepada orang-orang yang belum pernah mendengar produk Anda.

Iklan ini berfokus meningkatkan brand awareness. Google Display Ads memungkinkan menjangkau lebih dari 90% orang di internet, lebih dari 2 juta situs web. Meskipun dengan angka yang besar, hal tersebut tidak akan menjamin bahwa Anda akan memperoleh konversi dari iklan tersebut.

3. Google Shopping Ads

Iklan digital ini termasuk dalam kategori PPC. Iklan ini menampilkan produk secara bersamaan dengan gambar dan muncul di Google, dilengkapi dengan informasi tentang harga produk, dan dari situs tersebut dimana produk tersebut berasal.

Jenis iklan ini sangat bagus jika Anda memiliki 500 produk atau lebih. Tetapi, jika Anda menjalankan bisnis kecil dan menjual produk dalam jumlah yang terbatas, Google Shopping Ads mungkin bukan cara yang tepat.

4. Social Media Advertising

Facebook merupakan salah satu platform periklanan tertua dan terpopuler hingga saat ini. Anda dapat membuat iklan menggunakan Facebook’s Ads Manager dan dengan mudah mengintergrasikan iklan yang sama ke Instagram. Facebook memiliki beberapa jenis iklan yang bisa Anda jalankan tergantung pada tujuan bisnis Anda.

Iklan Instagram terintegrasi langsung ke dalam platform itu sendiri. Terdapat beberapa perbedaan antara postingan biasa dengan iklan, seperti tombol yang dapat di klik pada foto “pelajari lebih lanjut” atau “belanja sekarang”, atau foto yang memiliki teks “Sponsored”.

Baca Juga: Strategi Penjualan Online untuk Meningkatkan Keuntungan Bisnis

Layanan Logique Digital Indonesia

Logique Digital Indonesia menyediakan jasa web development, app development, web design, digital marketing, dan lain-lain. Kami memiliki tim profesional pada bidangnya masing-masing untuk membantu mengembangkan bisnis Anda di dunia digital. Silakan hubungi kami atau klik Layanan Logique untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts