Apa itu Bounce Rate? Bagaimana Cara Mengelolanya?

Apa itu bounce rate? Setiap kali Anda masuk ke akun Google Analytics, Anda pasti akan melihat istilah tersebut. Jika Anda belum mengetahui apa itu bounce, di artikel ini kami akan menjelaskannya untuk Anda.

Google Analytics adalah tool yang digunakan untuk menganalisis performa dari sebuah situs website. Di dalamya terdapat berbagai informasi menarik, seperti pageviews, unique pageviews, average time on page, entrances, dan juga bounce rate. Dengan data-data tersebut, para pemilik website dapat mengetahui dan memahami perilaku user sehingga dapat mengimplementasikan strategi pemasaran yang efektif di dalam website mereka.

Apa Itu Bounce Rate?

Bounce rate adalah persentase user yang meninggalkan situs halaman website tanpa berinteraksi atau melakukan tindakan lain seperti mengklik tautan, mengisi formulir, atau melakukan pembelian. Secara default, Google Analytics akan menganggap pengunjung telah melakukan interaksi dengan situs website Anda jika mereka telah mengunjungi setidaknya satu halaman tambahan.

Setelah Anda mengetahui apa itu bounce rate, Anda dapat menganalisis apakah rasio yang Anda peroleh tinggi atau rendah. Jika bounce rate yang diperoleh tinggi, maka hal tersebut  dapat menunjukkan Anda tiga hal :

  • Kualitas halaman website kurang baik sehingga pengunjung kurang tertarik untuk berinteraksi dengan konten yang lain.
  • Pengunjung website bukanlah target audiens Anda.
  • Pengunjung telah menemukan informasi yang mereka cari di website Anda.

Jika website Anda memiliki tujuan agar user dapat melihat semua konten di dalam website atau bahkan melakukan pembelian, maka bounce rate yang tinggi bisa menjadi pertanda yang kurang baik. Namun jika website Anda adalah single-page site seperti blog atau single-page site dengan isi konten yang lain, maka rasio bounce rate yang tinggi merupakan hal yang normal.

apa itu bounce rate
Sumber: pixabay.com

Baca Juga: Istilah dan Data Umum Pada Google Analytics yang Perlu Diketahui

Cara menurunkan bounce rate yang tinggi

Setelah Anda mengetahui apa itu bounce rate, berikut kami sediakan beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan bounce rate yang tinggi.

  1. Tingkatkan loading speed halaman website.
  2. Sediakan konten yang menarik dan nyaman untuk dibaca.
  3. Pastikan website menyediakan design dengan user experince yang baik.
  4. Gunakan gambar berkualitas tinggi atau konten video untuk meningkatkan engagement dengan pengunjung web.
  5. Sediakan konten untuk target audiens yang Anda inginkan. Anda bisa melakukan riset kata kunci agar konten dapat dijangkau oleh pengunjung web yang sesuai.

Baca Juga: Inilah Jenis-jenis Trafik yang Ada pada Google Analytics

Layanan Logique Digital Indonesia

Logique Digital Indonesia menyediakan jasa pengembangan website dan digital marketing. Dengan tim profesional, LOGIQUE akan mengelola website Anda untuk perkembangan bisnis Anda. Silakan hubungi kami atau klik layanan Logique untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts