Berencana untuk membuat Desain UX? Pelajari Dulu Proses Desain Berikut

Setiap produk seperti website atau pun aplikasi membutuhkan desain UX yang baik. Hal ini dapat membantu meningkatkan loyalitas dan kepuasan pelanggan ketika menggunakan produk atau layanan Anda.

Desain UX berkaitan erat dengan proses untuk menciptakan suatu desain yang mampu  memberi pengalaman yang bermakna bagi pengguna, baik itu dari segi emosi, indera atau pun interaksi fisik. Untuk bisa menciptakan desain yang baik, kami telah menyediakan beberapa tahap desain UX yang bisa Anda ikuti.

Tahap-tahap dalam pembuatan desain UX

  1. Understand

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah dengan memahami dua elemen penting yaitu user dan brand. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, membuat desain UX berkaitan dengan menciptakan pengalaman pengguna yang baik. Oleh karenanya, Anda harus mengetahui desain seperti apa yang akan disukai oleh users, serta masalah apa yang sedang Anda coba selesaikan untuk membantu pengguna. Ketika Anda memahami masalah apa yang dihadapi pengguna, Anda dapat membuat strategi untuk keberhasilan desain. Selain itu, Anda juga harus memahami brand perusahaan agar produk dapat sesuai dengan misi dan visi dari brand Anda.

  1. Research

Agar lebih mudah dalam memahami pengguna, Anda dapat melakukan sebuah riset dengan cara usability testing. Usability testing merupakan sebuah praktik mengamati user ketika mereka menggunakan suatu produk. Sebagai contoh, jika Anda adalah seorang desainer untuk aplikasi ojek online, Anda dapat meminta user untuk membuka aplikasi dan memesan kendaraan. Ketika user melakukannya, Anda dapat mengamati bagaimana tindakan dan reaksi mereka terhadap aplikasi tersebut. Anda dapat mengajukan pertanyaan tentang pengalaman mereka saat menggunakan aplikasi tersebut.

Baca Juga: Perbedaan antara UI Designer, UX Designer, dan Product Designer

desain UX
Sumber: pixabay.com
  1. Design

Setelah memahami siapa users dari produk Anda, sekarang saatnya untuk membuat desain. Salah satu hal terpenting yang dapat Anda buat pada tahap ini adalah dengan menyiapkan wireframe. Wireframe adalah rancangan awal dari sebuah desain yang dibuat secara manual menggunakan photoshop atau software pengedit gambar lainnya. Wireframe dapat memberi Anda beberapa kemudahan, seperti:

  • Menyajikan informasi apa saja yang akan ditampilkan dalam produk.
  • Memberi garis besar struktur dan tata letak halaman.
  • Menyampaikan arahan untuk tampilan user interface.
  1. Launch

Anda harus memastikan bahwa produk memiliki desain UX yang baik ketika di-launching. Oleh karenanya, Anda dapat melakukan beberapa tahap pengujian terlebih dahulu, seperti:

  • User testing : sama dengan usability testing, Anda akan mengamati target audiens ketika mereka menggunakan produk yang Anda desain.
  • Beta launch : produk dirilis secara terbatas untuk sejumlah orang untuk menemukan apakah produk masih memiliki bug yang bisa diperbaiki sebelum produk dirilis ke publik.
  • Internal testing : tim internal akan menggunakan produk dan menguji setiap aspek dari produk yang dikembangkan.

Baca Juga: 3 Alasan Mengapa UX Design Penting untuk Website

Layanan Logique Digital Indonesia

Logique Digital Indonesia merupakan konsultan IT profesional dengan beberapa layanan seperti jasa pengembangan aplikasi, pembuatan website, web design, optimasi SEO, dan masih banyak lagi. Jika saat ini Anda sedang berencana untuk mengembangkan website atau aplikasi, Anda dapat menggunakan layanan kami. Silakan hubungi kami atau klik layanan Logique untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Logique saat ini juga sedang membuka lowongan pekerjaan untuk posisi UI/UX designer. Untuk info lebih lanjut silakan kunjungi halaman karir Logique.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts