Tips Menangani Online Review Negatif untuk Praktek Dokter Gigi

Perlu Anda ketahui, pasien pada umumnya akan melihat online review sebelum memutuskan untuk menggunakan layanan praktek dokter gigi Anda. Review positif dapat membantu meyakinkan pasien agar percaya dengan kualitas layanan yang Anda berikan. Namun terkadang, pasien justru memberikan ulasan negatif yang dapat memberi dampak buruk untuk praktek dokter gigi Anda. Untuk menghindarinya, tentu Anda harus memberikan layanan terbaik untuk pasien.

Jika Anda menerima online review yang buruk, Anda harus tetap memberikan respon. Hal ini dapat menunjukan bahwa praktek dokter gigi Anda profesional dan peduli terhadap pasiennya. Berikut kami sediakan 4 tips mengatasi online review negatif dari pasien Anda.

  1. Beri respon dengan cepat

Pasien berharap agar masalah yang mereka hadapi bisa mendapat respon dan penyelesaian yang cepat dari pihak Anda. Selain itu, online review yang buruk juga dapat dibaca oleh calon pasien yang lain. Jika Anda gagal menanggapi ulasan negatif dengan cepat, pasien atau calon pasien yang lain dapat meninggalkan praktek dokter gigi Anda. Oleh karenanya, Anda harus bisa memberikan respon dengan cepat, setidaknya dalam waktu 24-48 jam.

Baca Juga: Apa yang Membuat Website Dokter Gigi Terlihat Menarik ?

  1. Akui masalah dan meminta maaf

Sebagian besar pasien yang mengeluh di internet ingin untuk didengar. Sebelum Anda mencoba menyelesaikan masalah, ada baiknya jika Anda memberikan empati dengan meminta maaf kepada pasien. Tunjukkan bahwa Anda benar-benar memahami dan peduli terhadap pengalaman buruk yang dialami oleh pasien. Memberikan empati dapat mengubah pasien yang kecewa menjadi merasa lebih didengar. Hal ini juga dapat memberi peluang yang baik agar pasien tetap mau menggunakan layanan Anda di lain kesempatan.

online review
Sumber: pixabay.com
  1. Respon secara personal

Ketika memberi respon terhadap online review yang buruk, ada baiknya jika Anda bersikap lebih personal. Anda atau karyawan Anda yang menanggapi online review harus menggunakan nama asli, serta menginformasikan peran atau jabatan Anda. Hal ini juga dapat menunjukkan kepada pasien bahwa respon yang didapat tidak berasal dari sistem robot yang sudah diatur di dalam website.

  1. Arahkan pembahasan masalah via offline

Untuk menjaga informasi sensitif yang dapat dibaca oleh semua orang, Anda dapat mengarahkan pembahasan masalah ke arah offline. Anda dapat menginformasikan email atau kontak yang dapat dihubungi oleh pasien untuk membahas dan menyelesaikan masalah yang mereka alami.

Baca Juga: 3 Alasan Mengapa Website Dental Gigi Membutuhkan Blog

Layanan Logique Digital Indonesia

Logique Digital Indonesia memiliki jasa pembuatan website untuk meningkatkan eksistensi praktek dokter gigi Anda secara online. Logique menyediakan berbagai template design yang dapat Anda sesuaikan dengan target market klinik gigi Anda. Untuk melihat design web yang kami sediakan, silakan klik Pembuatan Web Klinik Gigi Logique.

Selain jasa pembuatan website, kami juga memiliki beberapa layanan lain seperti jasa digital marketing dan optimasi SEO . Jika Anda tertarik untuk mengoptimalkan bisnis Anda melalui teknologi digital, silakan hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts