Tips Membuat Iklan Pop Up Tanpa Membuat Pengunjung Terganggu

https://pixabay.com/id/photos/pop-up-ads-iklan-popup-iklan-4007115/

Iklan pop up sering digunakan oleh pemilik bisnis untuk menghasilkan konversi di websitenya. Meskipun beberapa orang beranggapan bahwa iklan pop up dapat mengganggu pengalaman pengguna, namun masih banyak website yang menampilkan iklan pop up di halamannya. Iklan pop up dapat “mencuri” fokus users, berbeda dengan iklan banner yang sering tidak terlihat oleh pengunjung website.

Iklan pop up merupakan salah satu bentuk iklan online di website. Biasanya iklan akan muncul secara tiba-tiba ketika user membuka sebuah situs website. Iklan ini sering menutup halaman website sehingga user harus menutup jendela iklan atau memindahkannya jika mereka ingin membaca konten di belakangnya.

Jika Anda berencana untuk membuat iklan pop up, terdapat beberapa aturan yang harus Anda ikuti agar iklan berjalan efektif serta tidak mengganggu pengunjung web Anda.

Baca Juga: Google Ads Vs Facebook Ads: Iklan Digital Mana yang Harus Digunakan ?

iklan pop up
Sumber: optinmonster.com
  1. Gunakan jenis iklan exit intent pop up

Jenis iklan ini akan muncul ketika users akan meninggalkan situs web Anda. Hal ini dapat menjaga pengalaman pengguna karena iklan tidak akan muncul ketika users sedang membaca konten atau menjelajah situs web Anda. Jenis iklan ini dapat membaca gerakan mouse user ketika bergerak ke luar batas halaman web.

  1. Jangan tampilkan iklan di smartphone

Pop akan kadang dapat membuat frustasi ketika muncul di layar berukuran kecil serta sulit untuk di tutup. Oleh karena itu, sebaiknya jangan menampilkan iklan ini di perangkat smartphone.

  1. Buat iklan mudah untuk ditutup

Seperti yang disinggung sebelumnya, iklan yang sulit untuk ditutup dapat menurunkan pengalaman pengguna. Oleh karena itu, Anda harus memastikan bahwa pengunjung mudah untuk menutup iklan. Buat pengunjung dapat dengan mudah menemukan tombol close atau “X”.

  1. Jangan spam

Membuat iklan pop yang muncul berkali-kali juga harus Anda hindari. Membuat iklan spam dapat membuat pengunjung tidak mau untuk mengunjungi website Anda kembali. Untuk menghindarinya, Anda dapat mengatur durasi atau jeda waktu setelah seseorang menutup pop up dan kapan iklan akan muncul kembali. Untuk jangka waktu yang aman, Anda dapat mengaturnya dengan jangka waktu 30 hari.

Baca Juga: 3 Jenis Iklan di Youtube ( Youtube Ads) yang Perlu Anda Ketahui

Layanan Logique Digital Indonesia

Logique Digital Indonesia memiliki tim digital marketing yang dapat membantu memasarkan produk Anda menggunakan media digital. Sampai saat ini, kami telah membantu banyak perusahaan untuk mendapatkan lebih banyak keuntungan. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai layanan ini, silakan hubungi kami atau klik layanan Digital Marketing Logique.

Logique saat ini juga sedang membuka lowongan untuk posisi Senior Digital Marketing Strategist. Jika Anda memiliki pengalaman di dunia digital marketing, mampu menganalisa dan mengoptimasi  web performance,  serta terbiasa menggunakan digital marketing tools, Anda sesuai dengan kriteria yang kami butuhkan.

Feradhita NKD
Feradhita NKD

https://www.logique.co.id/blog/author/feradhita/

Hai! Saya adalah content writer berpengalaman dengan minat mendalam di dunia teknologi. Saya senang menjelajahi tren terbaru di dunia IT, pentest, keamanan siber, dan menerjemahkan informasi teknis menjadi tulisan yang menarik. Dengan fokus pada kebutuhan audiens dan penggunaan bahasa sederhana, saya berusaha menyajikan informasi kompleks dengan cara yang mudah dipahami.

Related Posts