pengertian spyware

Pengertian Spyware dan 4 Contoh Jenis Serangannya

September 24th, 2019 |

Jika Anda ingin mengetahui pengertian spyware, artikel berikut akan membantu Anda. Spyware banyak digunakan oleh hacker untuk berbagai tujuan jahat. Biasanya serangan spyware digunakan untuk melacak aktivitas online, melihat data-data sensitif dan menjualnya ke pihak yang tidak bertanggung jawab. Data tersebut dapat berupa informasi rekening bank, identitas pribadi, dan masih banyak lagi. Lalu sebenarnya apa itu spyware? Berikut pengertian spyware beserta jenis-jenisnya.

Pengertian Spyware

Spyware adalah software yang diinstal secara diam-diam oleh hacker dan digunakan untuk memantau perilaku online korban. Spyware diklasifikasikan sebagai salah satu jenis malware yang dirancang untuk mengakses dan merusak komputer Anda. Seperti yang dijelaskan dalam pengertian spyware, software jahat ini dapat memonitor aktivitas internet korban mulai dari kebiasaan berselancar di internet, melacak login dan kata sandi, merekam tombol yang ditekan user, sampai memata-matai informasi sensitif yang dimiliki secara online.

Spyware merupakan salah satu ancaman paling umum di internet. Spyware akan menginfeksi sistem dengan cara yang sama seperti jenis malware yang lain. Mereka dapat menyebar karena adanya kerentanan keamanan di dalam sistem, pemasaran software palsu, email phishing, serta metode social engineering yang lain. Jadi, serangan spyware tidak hanya memanfaatkan sistem keamanan Anda yang lemah namun juga kelemahan manusia yang tidak berhati-hati ketika berada di dunia cyber.

Baca Juga: Metode-metode yang Digunakan dalam Serangan Social Engineering

Agar Anda lebih mudah dalam memahami pengertian spyware, berikut kami sediakan beberapa jenis spyware paling umum. Biasanya, spyware memiliki pengaruh yang berbeda-beda tergantung dari niat pembuatnya.

  1. Keyloggers

Keylogger juga dikenal sebagai monitor sistem. Keyloggers dirancang untuk merekam aktivitas komputer Anda, seperti merekam tombol yang ditekan oleh user, riwayat pencarian, aktivitas email, komunikasi di dalam chat room, kredensial sistem, dan masih banyak lagi. Bahkan spyware yang dibuat dengan kemampuan yang lebih canggih, dapat mengumpulkan dokumen yang dicetak oleh printer yang terhubung pada sistem yang terinfeksi.

  1. Password Stealers

Sesuai dengan namanya, password stealers dapat mengumpulkan kata sandi dari komputer yang terinfeksi. Jenis-jenis kata sandi yang dikumpulkan dapat mencakup kredensial yang disimpan di web browser, kredensial untuk login ke dalam sistem, dan lain-lain.

pengertian spyware

Baca Juga: Dampak Buruk yang Ditimbulkan Oleh Serangan Malware

  1. Infostealers

Ketika PC atau perangkat lain terinfeksi dengan spyware jenis ini, informasi sensitif seperti kata sandi, usernames, alamat email, file log, riwayat browser, informasi sistem, spreadsheet, dokumen, file media, dll dapat dengan mudah terbaca. Infostealer biasanya memanfaatkan kerentanan keamanan browser untuk mengumpulkan data pribadi dan informasi sensitif lainnya.

  1. Banking Trojans

Sama dengan spyware infostealers, banking trojan juga memanfaatkan kerentanan keamanan browser untuk memperoleh kredensial dari lembaga keuangan. Ketika sistem terinfeksi, software ini dapat memodifikasi halaman website, transaksi, atau menyisipkan transaksi tambahan. Banking Trojans dapat menyerang berbagai lembaga keuangan mulai dari bank, pialang, platform keuangan online, dompet digital, dan lembaga keuangan yang lain.

Layanan Logique Digital Indonesia

Untuk menghindari sejumlah serangan di dunia cyber, Logique Digital Indonesia menyediakan layanan untuk keamanan sistem website Anda. Logique memiliki jasa pen test Jakarta  untuk menguji sistem keamanan website Anda. Kunjungi halaman Layanan Penetration Testing kami untuk mendapatkan informasi yang lebih detail. Silahkan hubungi kami sekarang juga untuk mendapatkan sistem keamanan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *