4 Jenis Malware yang Dapat Mengancam Situs Web Anda

Berbagai jenis malware yang ada saat ini dapat melumpuhkan suatu bisnis. Malware atau malicious software merupakan suatu perangkat  lunak yang dirancang untuk berbagai tujuan jahat seperti merusak perangkat, mencuri data, dan lain-lain. Pada umumnya serangan ini dapat mengakibatkan kekacauan pada suatu sistem.

Melalui malware, peretas dapat mempengaruhi jalannya bisnis. Peretas dapat membuat bisnis Anda mengalami kerugian yang besar dengan mengubah tampilan situs web, mengunggah iklan jahat, bahkan memberi peretas akses untuk masuk ke situs web Anda. Serangan malware tidak hanya akan merugikan perusahaan dan pelanggan, namun juga merusak reputasi bisnis dalam jangka waktu yang panjang. Berikut beberapa jenis malware yang dapat mengancam situs web Anda.

1. Worms

Worms merupakan jenis malware yang dapat menyerang melalui email phishisng atau ketika ada kerentanan di dalam perangkat lunak. Ketika worms terinstal ke dalam memori komputer, worms akan menginfeksi seluruh sistem. Bahkan untuk beberapa kasus, worms juga dapat menginfeksi seluruh jaringan. Jika satu orang dalam suatu perusahaan membuka email phishing yang berisi worms, maka seluruh jaringan yang digunakan dalam perusahaan tersebut dapat terinfeksi hanya dalam beberapa menit saja.

Untuk menghindari serangan worms, perusahaan dapat menggunakan software anti virus atau anti malware, serta memeriksa jika ada kerentanan pada software yang digunakan. Perusahaan juga harus meningkatkan security awareness dan menghindari email mencurigakan yang berisi link berbahaya.

2. Trojan

Trojan adalah jenis malware yang dapat menyerang komputer dengan cara menyamar sebagai program yang sah. Sebagai contoh, Trojan dapat terlihat seperti software gratis, file MP3, antivirus palsu, atau game gratis. Ketika target tertarik dan mengklik link tersebut, maka malware akan menyebar secara otomatis dan menginfeksi sistem. Serangan trojan juga dapat tersebar melalui email atau website yang sudah terinfeksi oleh malware.

Untuk menghindari serangan ini, Anda harus berhati-hati ketika menemukan link di internet. Pastikan juga untuk mengunduh software atau file dari situs web resminya.

Baca Juga: Dampak Buruk yang Ditimbulkan Oleh Serangan Malware

jenis malware

3. Ransomware

Ransomware merupakan jenis malware yang akan memblokir sistem komputer atau file di komputer sampai sejumlah uang dibayarkan. Sebagian besar ransomware akan mengenkripsi data di komputer dengan kunci yang tidak diketahui oleh pengguna. Jika tebusan tidak dibayarkan, maka peretas akan mengancam untuk memusnahkan data-data penting di dalamnya. Anda dapat melakukan beberapa cara untuk menghindari serangan ini, seperti tidak membuka link mencurigkan, berhati-hati ketika menggunakan wifi publik, rutin back up data, selalu memperbarui software dan OS, dan lain-lain.

4. Spyware

Spyware dapat membantu peretas untuk memata-matai sistem dan penggunanya. Malware jenis ini dapat digunakan untuk melakukan keylogging atau kegiatan lain yang serupa. Keylogging adalah tindakan merekam tombol yang ditekan pada keyboard secara diam-diam. Melalui spyware, peretas bisa mendapatkan akses ke data pribadi serta data penting lainnya. Sama seperti malware yang lain, untuk menghindari spyware, Anda harus berhati-hati ketika berselancar di dunia maya, tidak membuka link berbahaya, tidak mengunjungi situs web yang terinfeksi malware, menggunakan software anti spyware, mengaktifkan firewall, dan lain-lain.

Baca Juga: 4 Jenis Cyber Crime yang Dapat Mengancam Bisnis Anda

Layanan Logique Digital Indonesia

Logique Digital Indonesia menyediakan jasa pen test Jakarta untuk melindungi situs web Anda. Kami akan melakukan sejumlah pengujian untuk mencari celah keamanan dalam sistem yang dapat diretas oleh para hacker. Jika Anda tertarik untuk melindungi situs web Anda dari ancaman serangan cyber, silakan hubungi kami atau klik jasa pentest Logique.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts