Alasan Banyak Tester Menggunakan Selenium untuk Automation Testing

Automation testing adalah teknik dalam pengujian software yang menggunakan perangkat lunak khusus untuk menguji dan membandingkan output yang dihasilkan dengan output yang diharapkan. Automation testing dibutuhkan untuk membantu tester jika pengujian sulit dilakukan secara manual. Saat ini sudah banyak automation testing tools yang dapat digunakan oleh software tester, salah satunya adalah selenium.

Apa itu Selenium ?

Selenium merupakan alat pengujian otomatis yang bersifat open source. Alat ini digunakan untuk automation testing yang dilakukan pada aplikasi web di berbagai browser dan platform yang berbeda. Selenium hampir sama dengan HP Quick Test Pro, hanya saja Selenium lebih fokus untuk otomatisasi pada aplikasi berbasis web. Selenium memiliki 4 komponen utama, yaitu WebDriver, Selenium IDE, Selenium Grid, dan Selenium Remote Control (RC)

automation testing

Mengapa menggunakan Selenium untuk automation testing ?

Banyak tester yang menggunakan selenium untuk membantu proses software testing. Berikut beberapa alasannya.

1.Bersifat open source

Selenium merupakan automation testing tools yang bersifat open source. Anda dapat mengunduh dan menggunakan berbagai fitur yang tersedia secara gratis. Selain itu, karena sifatnya yang open source, pengguna juga memperoleh keuntungan lain yaitu dapat berbagi, memperluas, dan memodifikasi kode yang tersedia.

2.Support berbagai bahasa pemrograman dan framework

Selenium dapat terintegrasi dengan berbagai bahasa pemrograman, framework, dan berbagai platform pengembangan. Untuk kompilasi source code, Selenium bisa terintegrasi dengan ANT atau Maven. Sedang untuk application testing dan reporting, Selenium dapat terintegrasi dengan framework TestNG. Selenium juga bisa terintegrasi dengan berbagai open source tools untuk menambah fungsionalitas lain.

Baca Juga: Mengenal Lebih Jauh Mengenai Software Quality Assurance ( SQA )

3.Fleksibilitas

Keuntungan lain yang bisa Anda dapatkan ketika menggunakan Selenium adalah kemampuannya untuk regrouping dan refactoring test case. Fitur ini membantu developer dan tester untuk mempercepat perubahan kode, meminimalkan komplikasi, serta mengurangi duplikasi kode. Hal ini mampu membuat manajemen pengujian menjadi jauh lebih sederhana dan efisien.

4. Support untuk semua platform

Selenium merupakan automation testing dengan tingkat portabilitas tinggi yang dapat berjalan di berbagai platform dan browser. Hal ini memungkinkan pihak developer dan software tester untuk menulis automation scripts dengan mudah tanpa harus khawatir dengan platform yang akan digunakan.

Baca Juga: Tips yang Dapat Anda Lakukan untuk Meng-improve Skill Software Testing

Layanan Logique Digital Indonesia

Logique Digital Indonesia merupakan konsultan IT berpengalaman di Indonesia. Kami memiliki jasa pengembangan website dan aplikasi sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini. Kami selalu melakukan sejumlah pengujian untuk menjaga kualitas produk yang kami kembangkan.

Saat ini Logique sedang membuka Lowongan untuk posisi Quality Assurance. Jika Anda memiliki kemampuan untuk melakukan software testing, Anda dapat bergabung bersama kami. Silakan klik halaman karir Logique atau hubungi kami untuk mendapat informasi lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts