3 Poin Utama Ketika Mengembangkan Responsive Website

Responsive Website

Saat ini responsive website menjadi semakin populer karena kemampuannya untuk menyajikan halaman web sesuai dengan perangkat yang digunakan. Desain ini ditujukan agar pengguna mendapatkan pengalaman yang baik ketika mengoperasikan website melalui beragam perangkat seperti PC, laptop, tablet atau pun smartphone.

Apa itu responsive website ?

Responsive website dapat didefinisikan sebagai situs web yang dirancang untuk dapat beradaptasi dan merespon perubahan lebar layar perangkat atau ukuran browser yang digunakan. Website ini akan menyesuaikan penempatan elemen halaman sesuai dengan ruang yang tersedia. Secara sederhana, desain responsive akan membuat tampilan halaman website terlihat rapi untuk semua perangkat.

Perlu Anda ketahui, desain responsive berbeda dengan desain adaptive. Responsive web hanya menggunakan satu jenis website yang dapat menyesuaikan semua jenis perangkat, sedangkan adapative akan menyediakan beberapa website dengan berbagai ukuran yang nantinya akan mendeteksi perangkat yang digunakan users.

Desain yang disajikan dalam responsive website juga lebih mudah untuk dioperasikan. Ketika pengguna menggunakan web responsive kemudian mengubah ukuran layar browser, konten akan bergerak secara dinamis menyesuaikan ruang yang tersedia.

Baca Juga: Keuntungan yang Anda Peroleh dari Website dengan Responsive Design

3 Poin utama desain responsive

responsive website

  1. Fluid grid

Grid merupakan bagian penting untuk mendesain website. Sebelum desain responsive banyak digunakan, web designer menggunakan fixed width grid untuk mengembangkan website. Namun seiring dengan semakin banyaknya jenis perangkat yang digunakan, web designer menggunakan fluid grid yang dapat bekerja secara fleksibel dan dapat diskalakan.

  1. Media querie

Media querie adalah kode yang mendukung fleksibilitas tata letak di situs web responsive. Komponen ini memungkinkan web designer untuk membuat layout yang berbeda menggunakan dokumen HTML yang sama.

  1. Flexible media ( teks dan gambar )

Selain layout, web designer juga harus bisa membuat media berupa teks dan gambar dapat berubah secara fleksibel menyesuaikan perangkat yang digunakan.  Salah satu cara yang dapat web designer lakukan adalah dengan menggunakan max-width property dengan nilai 100%.

Baca Juga: Perbedaan antara UI Designer, UX Designer, dan Product Designer

Layanan Logique Digital Indonesia

Logique Digital Indonesia menyediakan berbagai layanan terkait pembuatan website seperti web design & development, SEO, digital marketing, dan lain-lain. Kami memiliki tim profesional untuk membangun website dengan desain responsive. Untuk melihat website client yang sudah berhasil kami tangani, Anda dapat mengunjungi halaman portfolio Logique. Silakan hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai berbagai layanan yang kami miliki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts