macam aplikasi

3 Macam Aplikasi Mobile : Native, Web, dan Hybrid

April 29th, 2019 |

Kehadiran berbagai macam aplikasi mobile dapat memberi banyak kemudahan untuk penggunanya. Sejumlah perusahaan pun mulai menggunakan aplikasi mobile untuk mengembangkan bisnisnya. Tidak hanya berguna sebagai media pemasaran yang baik, berbagai macam aplikasi mobile juga sangat berguna dalam memberikan layanan sehingga dapat meningkatkan user experience dan engagement dengan pelanggan.

Jika saat ini Anda berencana untuk mengembangkan aplikasi mobile atau aplikasi seluler, maka Anda harus menentukan jenis aplikasi apa yang ingin Anda kembangkan. Secara umum, aplikasi mobile dibagi menjadi 3 macam aplikasi, yaitu native, web, dan hybrid app.

1. Native

Native app adalah aplikasi yang dibangun secara spesifik untuk operating system tertentu. Jika aplikasi ini dibangun untuk operating system iOS, maka aplikasi tersebut tidak akan dapat berjalan pada operating system yang lain. Keuntungan utama dari jenis aplikasi ini adalah performanya yang tinggi serta memiliki user experience yang baik karena developer mengembangkan aplikasi ini menggunakan UI dari perangkat native. Secara keseluruhan , aplikasi ini menawarkan pengalaman pengguna yang lebih baik karena dapat bekerja dengan cepat, responsive, serta didistribusikan melalui app store.

Baca Juga: 3 Hal yang Harus Anda Perhatikan Dalam Pengembangan Aplikasi Mobile

macam aplikasi

2. Web

Web app berjalan menggunakan browser dan biasanya ditulis dalam HTML5, JavaScript atau CSS. Karena aplikasi menargetkan browser, maka web app dapat berjalan pada berbagai operating system. Selain itu, aplikasi ini juga didesain secara responsive sehingga tampilan web dapat menyesuaikan ukuran layar pada perangkat yang digunakan oleh user.

3. Hybrid

Hybrid app dapat dikatakan seperti kombinasi dari dua macam aplikasi, yaitu native dan web. Aplikasi hybrid memiliki dua bagian utama. Bagian pertama adalah kode back-end , dan yang kedua adalah native shell yang dapat diunduh dan memuat kode menggunakan tampilan web. Aplikasi hybrid dinilai lebih mudah dan cepat untuk dikembangkan dibanding dengan native app. Namun kecepatan aplikasi hybrid bekerja lebih lambat daripada aplikasi native karena bergantung pada kecepatan browser user.

Baca Juga: 4 Tools Pengembangan Aplikasi Mobile Hybrid

Layanan Logique Digital Indonesia

Jika Anda membutuhkan jasa pengembangan aplikasi mobile, Anda dapat menghubungi Logique Digital Indonesia. Logique memiliki layanan pengembangan aplikasi mobile menggunakan teknologi terkini dengan biaya yang cukup kompetitif. Sampai saat ini, Logique sudah berhasil mengembangkan berbagai macam aplikasi sesuai dengan permintaan klien.

Selain pengembangan aplikasi, Logique juga memiliki layanan lain untuk mengoptimalkan performa bisnis Anda seperti digital marketing, penetration testing, pembuatan website, dan lain-lain. Silahkan hubungi kami dan kunjungi halaman layanan kami untuk mendapatkan informasi secara lebih lengkap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *