Mengetahui 3 Contoh Kasus Cyber Crime di Indonesia

Kasus cyber crime di Indonesia semakin berkembang sejalan dengan perkembangan internet dan teknologi yang ada. Selain karena sistem keamanan yang lemah, kasus cyber crime di Indonesia juga dapat terjadi karena kelalaian yang dilakukan oleh penggunanya sendiri.

Salah satu kemungkinan yang menyebabkan Indonesia rawan terkena serangan cyber adalah karena penggunaan software bajakan serta ketidaktahuan pengguna terhadap bahaya cyber crime. Saat ini sudah banyak perusahaan di Indonesia yang sudah menerapkan digitalisasi, namun sayangnya tidak diimbangi dengan peningkatan sistem keamanan yang baik. Berikut beberapa kasus cyber crime di Indonesia yang telah kami rangkum secara umum.

Pencurian data pribadi melalui teknik phising

Phising merupakan suatu metode yang dapat digunakan untuk mencuri data korban seperti user id, password, dan lain-lain. Hacker akan menyamar menggunakan form login atau situs palsu untuk memancing korban memasukkan data-data sensitif seperti password atau pun user ID. Biasanya hacker menyebarkan link palsu melalui email atau melalui pesan pop up yang menyatakan bahwa Anda memenangkan sebuah hadiah. Selanjutnya, hacker mengharuskan Anda memasukkan data-data pribadi ke dalam situs palsu tersebut.

Kasus cyber crime di Indonesia melalui teknik ini pernah menyerang salah satu bank ternama di Indonesia. Pelaku mengirimkan email dan mengarahkan korban untuk mengisi data pribadi melalui situs palsu. Akibatnya, korban mengalami kerugian dengan nominal yang sangat besar.

Baca Juga: Hindari Penggunaan Password Terburuk Ini Demi Keamanan Sistem Anda

kasus cyber crime di Indonesia

Kelumpuhan sistem karena serangan Ddos

Ddos attack menjadi serangan yang populer dilakukan oleh para hacker. Tidak hanya di Indonesia, Ddos Attack juga menjadi ancaman di negara lain. Ddos adalah jenis serangan terhadap server atau website yang menyerang dengan cara menghabiskan sumber daya atau resource yang terdapat di dalamnya. Hal ini akan berakibat pada pengguna yang tidak bisa mendapatkan akses layanan dari website atau server tersebut karena penuhnya lalu lintas di dalam server atau pun website. Aktivitas bisnis Anda tentu akan mengalami kerugian besar jika website Anda tidak dapat diakses atau digunakan oleh pelanggan Anda.

Pembajakan situs website oleh serangan web deface

Web deface merupakan salah satu kasus yang banyak terjadi di Indonesia. Web deface adalah kegiatan merubah tampilan suatu website, mulai dari halaman utama, index file, atau halaman lain yang masih terikat dengan url website tersebut. Peretas dapat melakukan aksi ini karena adanya celah keamanan pada sistem keamanan korban. Kasus ini juga pernah terjadi di Indonesia, bahkan situs yang berhasil diretas adalah website yang dikelola oleh pemerintah.

Baca Juga: 3 Tips yang dapat Anda lakukan untuk Cyber Security yang Lebih Baik

Layanan Logique Indonesia

Pada umumnya kasus cyber crime di Indonesia terjadi karena peretas mengetahui kelemahan dari sebuah sistem. Oleh karena itu, Anda perlu memperbaiki celah keamanan serta meningkatkan sistem keamanan web agar website Anda tidak menjadi target dari cyber crime.

Untuk mengetahui celah keamanan web, Anda dapat menggunakan layanan pentest dari Logique Digital Indonesia. Sebagai penyedia jasa pentest, kami memiliki tenaga profesional yang akan membantu meningkatkan sistem keamanan Anda. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi halaman layanan pentest, atau klik  hubungi kami.

3 thoughts on “Mengetahui 3 Contoh Kasus Cyber Crime di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts