Bukalapak Lakukan Kerjasama dengan JNE untuk Pengiriman Barang

Untuk mengakomodir para pelapak yang menjual barang-barang berukuran besar, seperti mebel, furniture, kulkas hingga sepeda motor membuat salah satu perusahaan StartUp Indonesia, Bukalapak melakukan kerjasama dengan perusahaan penyedia jasa layanan logistik, JNE untuk menghadirkan opsi pengiriman menggunakan JNE Trucking (JTR).

Fajrin Rasyid, Co-founder & CFO Bukalapak menjelaskan bahwa saat ini tidak semua perusahaan logistik mempunyai layanan seperti JTR. Namun kebetulan saja, JNE mempunyai JTR sehingga secara sistem sangat siap untuk mengakomodasi kebutuhan para pelapak yang ada di Bukalapak.

Sebelumnya, dalam melakukan pengiriman barang berat atau berukuran besar dilakukan oleh kurir pelapak itu sendiri. Jika menggunakan layanan logistik regular, maka tentu biayanya akan cukup mahal.

Baca Juga: Inilah Alasan Utama Bisnis Dunia Digital Berkembang dengan Cepat

“Katakanlah jika teman saya membeli tempat tidur yang ada di Bukalapak. Dikarenakan tempat tidur, dan layanan standarnya belum ada. Karena itu, harus menggunakan kurir sendiri. Kalua menggunakan kurir (dari si pelapak) maka tidak akan bisa di tracking. Kalau JTR kan, tracking otomatisnya telah ada,” terang Fajrin.

Untuk biayanya, Fajrin mengatakan bahwa pengiriman dengan menggunakan JTR ini akan membantu para pengguna mereka dalam menghemat biaya pengiriman. Sebagai contoh, jika pengiriman regular JNE sebesar Rp 9.000 hingga Rp 15 ribu per kilogram. Nah, jika berat barang yang dikirim minimal sepuluh kilogram, maka akan dikenakan biaya ongkos kirim mulai dari Rp 90 ribu hingga Rp 150 ribu.

“Jika menggunakan JTR ini minimal berat barang sebesar sepuluh kilogram. Contohnya seperti tadi, jika melakukan pengiriman ke daerah Bekasi dengan berat barang sepuluh kilogram dengan menggunakan JTR, maka biaya yang dikeluarkan hanya sebesar Rp 25 ribu,” ucapnya lagi.

Waktu tempuh pengiriman

jne

Meskipun ongkos kirim menggunakan JTR akan lebih murah daripada harga regular, namun jangka waktu pengirimannya mungkin akan lebih lama daripada menggunakan layanan regular. Hal senada juga dikatakan oleh Eri Palgunadi, VP of Marketing JNE yang mengatakan bahwa layanan JTR akan lebih murah ketimbang menggunakan layanan regular.

Eri juga menjelaskan bahwa harga minimum biaya pengiriam JTR berbeda-beda tergantung dari daerah mana yang nantinya akan dituju. Namun ternyata pihak JNE telah menyediakan daftar harga JTR di setiap daerah tujuan yang ada di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Keberadaan Teknologi Digital Ternyata Mampu Memperluas Produk

“Karena itu harus dimaklumi, sebab ada beberapa proses yang harus dilewati, mulai dari proses loading hingga unloading. Barangnya cukup banyak, kalau dokumen mungkin akan lebih mudah prosesnya. Tapi kalau satu muatan begini, isinya sepuluh kilo semua, seperti lemari, dipan, kayu jati, semuanya membutuhkan proses. Karena itu, saya piker hal ini masih cukup masuk akal antara harga dengan jangka waktu pengirimannya nanti,” terangnya.

Namun, kolaborasi yang terkait antara JNE dengan marketplace lainnya dalam penggunaan layanan JTR, Eri mengatakan bahwa hal itu tidak akan menutup kemungkinan terjadinya kerjasama. Namun, hingga saat ini pihaknya masih terus mengamati perkembangan kolaborasi antara pihaknya dengan Bukalapak.

Selain JNE, ternyata layanan JTR juga telah dimiliki oleh pihak lainnya, seperti GO-JEK yang telah mempunyai layanan GO-BOX atau ESL Express yang telah mempunyai layanan yang memang mirip dengan JTR, seperti Vehicle Express dan Trucking Express.

Lalu ada juga layanan Kargo, startup logistik yang mampu membantu para penggunanya dalam membantu para penggunanya dalam mencarikan truk-truk perusahaan logistik yang muatannya kosong sehingga para pengguna dapat langsung mengirimkan barang dengan ukuran besar ke luar kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts