Ini Perbedaan Content Writer dan Blogger Yang Perlu Diketahui

Pernahkah Anda mendengar mengenai content writer? Pernah jugakah Anda mendengar mengenai blog? Apa sih sebenarnya content writer dan blogger itu? Content writer atau lebih tepatnya web content writer adalah orang yang menulis konten-konten relevan yang akan ditampilkan pada sebuah website. Hal ini dikarenakan setiap website mempunyai target pembaca yang berbeda serta memerlukan konten yang sesuai dengan target pembaca. Sebuah konten juga harus mempunyai beberapa hal yang mampu membuat para pembaca tertarik untuk mengunjungi website tersebut.

Dari penjelasan tersebut, dapat diartikan bahwa content writing merupakan proses penulisan artikel dengan konten yang isinya relevan dengan target pembaca dari sebuah website tertentu.

Lalu apa perbedaan content writer dengan blogger?

Terdapat beberapa perbedaan antara seorang content writer dengan seorang blogger. Beberapa perbedaan tersebut antara lain yaitu:

  1. Sudut pandang penulisan

Dalam mengambil sudut pandang penulisan, content writer dan blogger mempunyai perbedaan yang mencolok, di mana seorang content writer akan menulis dari sudut pandang orang ketiga, sedangkan seorang blogger akan menulis dari sudut pandang orang pertama. Hal ini dapat dilihat dari tulisan seorang content writer yang tidak akan menyebut kata “aku” di sepanjang artikel yang ditulisnya, sedangkan pada penulis blog, dapat dengan bebas menyebut kata “saya” atau “aku”.

  1. Titik berat dari isi tulisan

Salah satu yang membedakan antara content writer dan blogger adalah titik berat penulisan. Pada tulisan seorang blogger cenderung mengungkapkan opini ataupun insight pribadinya terhadap suatu masalah tertentu yang dituangkan melalui artikelnya. Sedangkan seorang content writer menulis artikel dan menitikberatkan tulisannya pada data, statistic atau bukti-bukti aktual lainnya kemudian menyajikannya melalui sudut pandang seorang “ahli”.

  1. Tone penyuaraan isi tulisan

Tulisan artikel yang ditulis oleh content writer akan lebih bernada ‘umum’, jika dibandingkan dengan tulisan di dalam blog yang lebih bernada personal. Anda dapat melihat berbagai tulisan dari content writer dengan mengunjungi web portal, seperti liputan6, otomart, dan lain-lain. Bandingkan dengan tulisan blog yang lebih personal/ inspiring content.

Namun, untuk menjadi seorang content writer professional dibutuhkan jam terbang, pengalaman serta berbagai ilmu lainnya. Karea seorang content writer dapat menjadi seorang jurnalis, copy writer atau bahkan sebagai blogger.

Jika Anda menginginkan website Anda diisi oleh artikel berkualitas, maka sebaiknya Anda memakai jasa seorang content writer professional yang bahkan sudah mengerti teknik SEO untuk membantu meningkatkan rating website Anda agar dapat bersaing di mesin pencari Google. Salah satu perusahaan yang menawarkan jasa content writer professional adalah Logique Digital Indonesia.

Jika Anda ingin website Anda diisi dengan konten yang relevan dan berkualitas, maka segera hubungi Logique Digital Indonesia dengan mengklik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts